nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Ganjil Genap, Bos Grab: Mitra Pengemudi Berpotensi Kehilangan Pendapatan

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 14:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 13 320 2091327 ada-ganjil-genap-bos-grab-mitra-pengemudi-berpotensi-kehilangan-pendapatan-Oi7zkdfb7F.jpg Ilustrasi Grab (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap aturan itu dikecualikan bagi taksi online.

Dia mengatakan, pengecualian bagi taksi online karena dinilai sudah diakui sebagai transportasi publik. Taksi online juga disebut mendukung kegiatan perekonomian.

"Lalu, taksi online mendukung program untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Karena taksi online bisa melayani 10-20 perjalanan dalam sehari. Sehingga menurut saya sangat fair jika ganjil genap ini dilakukan pengecualian untuk taksi online," ujar dia di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap aturan perluasan ganjil-genap dikecualikan bagi taksi online. (Foto: Shutterstock)

Pihaknya juga menyoroti dampak apabila taksi online tidak bisa melewati jalan yang diterapkan ganjil-genap tersebut. Salah satunya, pengurangan pendapatan yang didapatkan pengemudi taksi online.

"Jadi, mitra-mitra pengemudi taksi online nanti bisa berpotensi kehilangan pendapatannya karena perluasan ini. Tentunya kita tidak mau ada impact massal terhadap penurunan pendapatan," kata dia.

Baca Juga: Menhub Sindir Driver Ojek Online: Jangan Demo-Demo

Oleh sebab itu, dia meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan pengecualian kepada taksi online, yang pada dasarnya memberikan kemudahan bagi masyarakat.

"Sehingga membantu kestabilan ekonomi bagi para pengemudi taksi online," ujarnya.

Perluasan aturan ganjil-genap di ruas jalan DKI Jakarta mulai diuji coba pada 12 Agustus sampai 6 September 2019. Terdapat 25 ruas jalan yang terkena sistem ganjil genap dari sebelumnya hanya 9 ruas jalan.

Baca Juga: Gojek-Grab Rayu Anies Bebaskan Taksi Online dari Ganjil-Genap

Ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB. Adapun aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap aturan perluasan ganjil-genap dikecualikan bagi taksi online (Foto: Okezone)

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, hanya taksi resmi seperti Blue Bird, Express dan kendaraan umum berplat kuning yang mendapat pengecualian.

"Sampai saat ini pengecualian ganjil-genap hanya untuk angkutan umum pelat kuning," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini