nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayang-Bayang Resesi Global buat Harga Emas Berjangka Naik

Kamis 15 Agustus 2019 08:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 15 320 2092100 kekhawatiran-resesi-global-buat-harga-emas-berjangka-naik-Oby05HSiFG.jpg Emas (Shutterstock)

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange terangkat lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena indeks acuan di bursa saham New York merosot tajam di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kemungkinan resesi global.

Mengutip Antaranews, Jakarta, Kamis (15/8/2019), kontrak emas berjangka paling aktif untuk penyerahan Desember melonjak USD13,70 atau 0,90 persen, menjadi menetap pada USD1.527,80 per ounce.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Turun Usai Cetak Rekor Tertinggi

Indeks-indeks acuan utama di pasar saham Wall Street tergelincir lebih dari dua persen, karena investor melepas saham berisiko dan beralih ke aset-aset safe haven, seperti emas.

 Emas

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 700 poin. Indeks S&P 500 dan Komposit Nasdaq mengikuti kejatuhan Dow, karena data ekonomi terbaru dari ekonomi-ekonomi utama memicu kecemasan di kalangan investor atas perlambatan pertumbuhan dunia dan bahkan resesi.

 Baca juga: Jadi Pelarian Investasi, Harga Emas Berjangka Naik Tajam

Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa produk domestik bruto (PDB) negaranya mengalami kontraksi 0,1 persen pada kuartal kedua 2019.

Banyak analis mengaitkan penurunan pertumbuhan di Jerman dengan ketegangan perdagangan antara ekonomi-ekonomi utama dunia, karena ekonomi Jerman sangat bergantung pada ekspor.

 Baca juga: Rekor Terhenti, Harga Emas Antam Turun Rp1.000

Juga pada Rabu (14/8/2019), imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun anjlok menjadi sekitar 1,60 persen, dan bahkan merosot di bawah imbal hasil surat utang pemerintah bertenor 2 tahun, menandakan pertumbuhan AS yang lemah dalam waktu dekat di mata investor obligasi.

Prospek pesimistis terhadap ekonomi dunia di antara para pelaku pasar telah mendorong permintaan terhadap emas.

Namun, dolar AS yang lebih kuat menahan kenaikan emas lebih lanjut. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,12 persen menjadi 97,93 menjelang penyelesaian perdagangan emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan September naik 29,5 sen atau 1,74 menjadi ditutup pada USD17,28 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober jatuh USD11,70 atau 1,36 persen, menjadi USD848,00 per ons.

1
2

Berita Terkait

Harga Emas

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini