nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanpa Minum, Jokowi Bacakan Pidato RAPBN 2020 Sebanyak 23 Halaman

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 16:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 16 20 2092876 tanpa-minum-jokowi-bacakan-pidato-rapbn-2020-sebanyak-23-halaman-lMBKb5JxfY.jpg Jokowi Pidato Nota Keuangan (Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo baru saja selesai membacakan pidato RAPBN 2020 di Gedung DPR- RI. Pidato tersebut berisi tentang apa yang akan dilakukan pemerintah di tahun depan dari sisi anggaran dan kebijakan fiskal.

Uniknya, dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (16/8/2019), Presiden Joko Widodo membacakannya tanpa istirahat meskipun hanya untuk meneguk air minum. Padahal isi pidato tersebut cukup panjang, yakni sampai 23 halaman dengan durasi pembacaan sekira 33 menit.

 Baca juga: Bagaimana Cara Jokowi Kelola Utang dan Atasi Defisit Anggaran?

Adapun dalam penyampaian (nota keuangan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

 Jokowi di DPR (Okezone)

Dalam penyampaiannya, Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2020 sebesar 5,3%. Adapun, sebut Jokowi, penggerak tumbuhnya ekonomi dari sisi konsumsi hingga investasi.

 Baca juga: Akan Ada Kartu Pra-Kerja di 2020, Intip Apa Saja yang Disediakan

"Inflasi akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1% untuk mendukung daya beli masyarakat," ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan, pergerakaan rupiah juga dipatok di kisaran Rp14.400 di tengah kondisi ketidakpastian global. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini merasa yakin investasi akan terus mengalir masuk ke dalam negeri.

"Dengan demikian, suku bunga SPN 3 bulan diperkirakan berada di tingkat 5,4%," ucap dia.

Selain itu, Jokowi memperkirakan harga minyak mentah masih stagnan di kisaran USD65. Dalam hal ini, pemerintah akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia.

"Melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, termasuk minyak dan gas bumi. Target lifting minyak dan gas bumi di tahun 2020 diasumsikan masing-masing sebesar 734 ribu barel dan 1,19 juta barel setara minyak per hari," kata Jokowi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini