nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri ATR Ralat Ucapan Ibu Kota Pindah ke Kaltim

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 12:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 23 470 2095643 menteri-atr-ralat-ucapan-ibu-kota-pindah-ke-kaltim-Gazl66o9hd.jpg Sofyan Djalil Bocorkan Ibu Kota Pindah ke Kaltim. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil meralat pernyataannya jika ibu kota akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya, pemerintah masih melakukan dua kajian sebelum nantinya ditetapkan menjadi ibu kota baru.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Menko Luhut: Belum Diputuskan

Kajian tersebut dilakukan oleh Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Itu kajian yang sedang dikerjakan Bappenas, saya enggak tahu permasalahan teknis,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Menurut Sofyan, dalam kajian tersebut ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah faktor bencana, sebab ibu kota baru ini harus bebas dari bencana.

Desain Ibu Kota Baru

“Ya banyak faktor, banyak faktor (syarat ibu kota baru),” ucapnya.

Menurut Sofyan, setelah studi rampung barulah Presiden Joko Widodo akan mengumumkan lokasi titik ibu kota baru. Ada beberapa alternatif yang menjadi pilihan ibu kota baru seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Infrastruktur Lengkap Keunggulan Kaltim Jadi Ibu Kota Baru

“Enggak enggak masih ada dua studi lagi kata presiden. Dan itu dikerjakan oleh Bappenas saya enggak ikut rapat. Saya enggak tahu seperti apa. Setelah studi itu lengkap baru Presiden akan umumkan,” jelasnya.

Infografis Pemindahan Ibu Kota

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil memastikan Ibu Kota akan pindah ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Meski demikian, pemerintah masih merahasiakan daerah pasti dari calon ibu kota baru.

"Iya benar di Kaltim, tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana," ujarnya beberapa waktu lalu.

Infografis Pemindahan Ibu Kota

Sofyan memang enggan menjelaskan lebih terbuka soal perencanaan pemindahan ibu kota, sebab masih ada pembahasan pengadaan lahan yang perlu ditetapkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal mengumumkan secara resmi lokasi dari ibu kota baru.

Dia menyatakan, untuk tahap pertama lahan yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru sebanyak 3.000 hektare (ha). Lahan tersebut untuk membangun kantor pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini