JAKARTA - Masyarakat sudah mengetahui seperti apa gambaran ibu kota baru yang akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan. Sebab, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan desain seperti apa ibu kota nantinya.
Design didasari oleh visi ibu kota menjadi katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia. Di mana, IKN harus menjadi representasi kemajuan bangsa yang unggul.
Baca Juga: Ralat IKN di Kaltim, Menteri Sofyan Nyatakan Presiden Masih Lirik 3 Provinsi
Okezone merangkum sejumlah fakta menarik soal desain ibu kota Indonesia nantinya di Kalimantan, Minggu (25/8/2019):
1. Filosofi Desain
Identitas bangsa akan diterjemahkan dalam urban design secara filosofis. Di mana akan mengambil dari pilar-pilar kebangsaan, seperti kota sebagai Simbol Identitas Negara. Kemudian, Menghimpun Keberagaman sesuai Bhineka Tunggal Ika dan memperkuat NKRI.

2. 50% Ruang Terbuka Hijau
Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, IKN akan menjaga kelestarian hutan sehingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun minimal 50% dari total luas area kota.
"Ada empat visi IKN, yaitu sebagai simbol identitas bangsa, kota yang smart, green, beautiful, dansustainable, kota yang modern dan berstandar internasional, dan kota dengan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif," ujarnya.
Baca Juga: Menteri ATR Ralat Ucapan Ibu Kota Pindah ke Kaltim
IKN pun akan menjadi kota yang sarat dengan bangunan dan perumahan berprinsip hijau dengan efisiensi energi, air dan bahan yang tinggi, sirkulasi yang baik untuk menjamin kesehatan masyarakat serta sistem daur ulang yang terintegrasi.