nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Rusus dan Rusun Petugas Lapas Nusakambangan, Pemerintah Habiskan Rp 36,65 Miliar

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 13:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 25 470 2096346 bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar-ipWR1imp9X.jpg Ilustrasi rusun (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) untuk para petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan memiliki keluarga di pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah agar memiliki tempat hunian yang layak.

Menurut Menkumham, hunian Rusun dan Rusus tersebut sangat memberikan manfaat mengingat tugas berat yang harus diemban para petugas saat menjalankan tugas di Lapas. Di mana memiliki tingkat pengamanan superketat.

 Baca juga: Mulai 1 Agustus, 939 Pedagang Tempati Rusunawa Pasar Rumput

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah banyak membantu dalam menyediakan hunian layak bagi pegawai Lapas Nusakambangan. Selain itu juga untuk melatih para warga binaan Lapas Nusakambangan untuk memiliki keahlian sebagai pekerja konstruksi,” Ujar Menkumham Yasonna H Laoly, yang dikutip dari Setkab, Minggu (25/8/2019).

 Peresmian rusun dan rusus

Terdapat dua tower Rusun yang sudah dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2018 di Nusakambangan.

 Baca juga: Akhirnya, Rusunawa Pasar Rumput Selesai Dibangun

Yang pertama adalah Rusun untuk ASN Lajang yang dibangun setinggi empat lantai dan unit hunian sebanyak 50 kamar. Daya tampung Rusunawa masing-masing kamar adalah empat orang sehingga total daya tampungnya sebanyak 196 penghuni. Dan memakan biaya untuk pembangunannya sekitar Rp16,1 Miliar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini