nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Utang Pemerintah Bengkak Lagi Jadi Rp4.603 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 26 20 2096720 utang-pemerintah-bengkak-lagi-jadi-rp4-603-triliun-LnJb3R1vc3.jpg Uang Rupiah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah pusat hingga Juli 2019 mencapai Rp234,13 triliun atau 65,2% dari target APBN. Realisasi pembiayaan utang ini meningkat 10,5% dari periode yang sama pada tahun lalu.

Baca Juga: Sri Mulyani Berharap Kepemilikan Utang Asing di Indonesia Bisa 20%

"Dengan angka realisasi Juli 2019, posisi utang saat ini tembus sebesar Rp4.603 triliun," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani pada APBN Kita edisi Agustus 2019, di Jakarta, Selasa (26/8/2019).

Rupiah

Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Luky Alfirman mengatakan bahwa pembiayaan utang dilakukan secara front loading. Kenaikan realisasi SBN neto merupakan bagian dari strategi front loading dalam memanfaatkan situasi pasar keuangan di semester I yang masih kondusif.

Baca Juga: Tembus Rp5.602 Triliun, Simak Sederet Fakta Utang Luar Negeri Indonesia

"Selain itu, pemerintah telah menerbitkan SBN ritel secara online sebanyak 6 kali yang terdiri dari SBR005, ST003, SR011, SBR006, ST004 dan SBR007," tutur dia.

Sementara itu, lanjut dia posisi keseimbangan primer pada Juli 2019 berada pada posisi negatif Rp25,08 triliun, lebih baik dibandingkan tahun 2016 dan 2017. Realisasi pembiayaan yang dilakukan pemerintah hingga Juli 2019 mencapai Rp229,73 triliun.

"Dengan realisasi pembiayaan tersebut, selama dua bulan terakhir ini rasio utang terhadap PDB terjaga pada kisaran 29,5%. Angka tersebut di bawah batas 60% sebagaimana Ketentuan Undang-undang Keuangan Negara," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini