nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp9,4 Triliun pada Semester I-2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 18:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 26 320 2096853 pertamina-bukukan-laba-bersih-rp9-4-triliun-pada-semester-i-2019-6cCioE4ECn.jpeg Kinerja Pertamina pada Semester I-2019. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membukukan laba bersih sebesar USD660 juta atau setara Rp9,4 triliun pada semester I-2019. Jumlah ini mengalami peningkatan dari periode sebelumnya yang sebesar USD331 juta atau setara Rp4,4 triliun.

Baca Juga: Produksi Minyak di Lapangan Sukowati Tembus 10.000 Barel

Direktur Keuangan Pertamina Pahala N Mansury menyatakan, kenaikan laba bersih ini terutama dipicu oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 6% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Penurunan beban ini salah satunya didorong oleh harga rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) pada semester 1-2019.

Kilang Minyak

"Rata-rata ICP pada semester 1-2018 sekitar USD66 per barel, sementara pada semester 1 tahun ini sekitar USD63 per barel. Selain berdampak pada penurunan biaya bahan baku, secara bersamaan hal tersebut memang berpengaruh pada penurunan pendapatan. Namun karena dikombinasikan dengan efisiensi biaya operasional lainnya, biaya dapat ditekan lebih banyak lagi," ujar dia di Kantor Pertamina Jakarta, Senin (26/8/2019).

Hal ini juga, lanjut dia, termasuk penurunan impor minyak mentah sebagai dampak dari penyerapan minyak mentah domestik yang semakin meningkat.

Baca Juga: Menteri Rini Minta Pertamina Percepat Penanganan Tumpahan Minyak di Karawang

"Sampai dengan akhir Juli 2019, total kesepakatan pembelian minyak mentah dan kondensat dari KKKS domestik mencapai 123,6 MBCD," ungkap dia.

Dengan demikian, tutur dia marjin juga menjadi lebih baik di kisaran 14% untuk Gross Profit Margin dan 8% untuk Operating Profit Margin. Peningkatan kinerja ini juga tercermin dari arus kas bersih dari aktivitas operasi yang makin kuat yaitu USD1,57 miliar, meningkat 2 kali lipat dari posisi semester 1 tahun lalu, yaitu USD756 juta.

"Sehingga walaupun terdapat peningkatan pada aktivitas investasi dan pembayaran pinjaman, cash-on-hand tetap terjaga di level USD7,38 miliar, lebih baik daripada semester 1 tahun lalu," kata dia.

Kilang RU V Balikpapan Pertamina

Di sisi kinerja operasional hulu, produksi minyak mentah Pertamina tetap digenjot naik menjadi 413 ribu barel minyak per hari (MBOPD), lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 385 MBOPD. Dalam konteks kemandirian energi dan ketersediaan energi berkualitas tinggi, prestasi terdepan proyek strategis yang berhasil diselesaikan adalah Proyek Langit Biru Cilacap.

"Proyek senilai 392 juta dolar ini telah beroperasi dan menghadirkan BBM berkualitas di Indonesia setara dengan EURO 4 dengan total kapasitas yang meningkat mencapai 1,6 juta barel per bulan," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini