Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Dibuka Menguat di Rp 14.186/USD di Tengah Memanasnya Perang Dagang

Maghfira Nursyabila , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |10:06 WIB
Rupiah Dibuka Menguat di Rp 14.186/USD di Tengah Memanasnya Perang Dagang
Rupiah (Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di tengah memanasnya perang dagang AS dan China. Rupiah pun berkutat di level Rp14.100-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (2/9/2019) pukul 9.50 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 11 poin atau 0,08% ke Rp14.186 per USD. Mengawali perdagangan, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.185-Rp14.197 per USD.

 Baca juga: Rupiah Menguat ke Rp14.197/USD Sambut Akhir Pekan

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 5 poin atau 0,03% ke Rp14.185 per USD. Mata uang Garuda itu bergerak di kisaran Rp14.180-Rp14.235 per USD.

 Rupiah

Seperti diketahui, Amerika dan China hari Minggu (1/9/2019) waktu setempat memberlakukan tarif baru terhadap produk ekspor masing-masing. Hal ini merupakan perselisihan terbaru dalam perang dagang yang panjang dan kontroversial antara dua ekonomi terbesar di dunia.

 Baca juga: Rupiah Bergerak Datar di Rp14.236/USD

Presiden Amerika Donald Trump memungut 15 % pajak atas produk-produk ekspor China senilai USD112 miliar yang dikirim ke Amerika. Bagi konsumen Amerika, tarif itu mungkin menyebabkan harga naik untuk beberapa makanan, peralatan olahraga, pakaian olahraga, alat musik, dan mebel.

Sementara itu, China mulai menambahkan tarif 5% dan 10% pada sebagian dari ekspor Amerika senilai USD75 miliar yang dikirim ke China yang dikatakannya akan diberlakukan dalam perang tarif dengan Amerika. Awalnya, China mengatakan ekspor Amerika untuk jagung manis beku, hati babi, marmer dan ban sepeda adalah di antara lebih dari 1.700 produk yang akan dikenakan pajak.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement