Berdasarkan catatan Kemenperin, perkembangan investasi di Indonesia untuk sektor industri yang akan memproduksi baterai kendaraan listrik hanya tinggal satu tahap lagi yang dibutuhkan, yaitu investasi industri battery cell.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengaku siap untuk ikut ambil bagian ke industri otomotif seiring dengan berkembangnya kendaraan listrik di dalam negeri.
"Kita tergantung regulasi. Dalam situasi dinamika disrupsi ini Pertamina waspada," ujar Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas'ud Khamid. Demikian dikutip Antaranews.
Mas'ud mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memperbanyak Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU).
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.