nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Sofyan: Kami Tak Bisa Kontrol Kenaikan Harga Tanah di Ibu Kota Baru

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 16:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 04 470 2100632 menteri-sofyan-kami-tak-bisa-kontrol-kenaikan-harga-tanah-di-ibu-kota-baru-i0Ap7DPUkv.jpg Pemerintah Tak Bisa Kontrol Kenaikan Harga Tanah di Ibu Kota Baru (Foto: Tol Kalimantan/Jasa Marga)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Petanahan Negara (BPN) Sofyan Djalil mengatakan pihaknya tidak bisa mengontrol kenaikan harga tanah di daerah penunjang ibu kota baru Kalimantan Timur (Kaltim).

"Jadi, kami (pemerintah), tak punya kapasitas untuk melarang adanya kenaikan harga tanah di daerah penunjang seperti Balikpapan dan Samarinda. Misal ibu kota di Paser naiknya di Samarinda. Bagaimana pemerintah melarangkan. Tak bisa itu," ujar dia, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

 Baca Juga: Soal Tanah Ibu Kota Baru, Menteri ATR Tegaskan Bukan Dijual tapi...

Namun, lanjut dia, dirinya akan meredam spekulasi kenaikan harga tanah di daerah penunjang. Seperti Kementerian ATR akan mematok pajak yang besar pada pembelian lahan yang tidak dimanfaatkan.

"Banyak orang beli tanah tanpa tujuan cuma buat harga naik aja. itu akan dilarang UU. Caranya gimana?, Itu akan dikasih pajak yang lumayan besar," tutur dia.

 Baca Juga: Jokowi Berencana Jual Tanah di Ibu Kota Baru ke Individu, Berminat?

Dia memastikan telah membatasi hukum penjualan dan pembekuan tanah (land freezing) di beberapa lahan Ibu kota baru yang belum dibebaskan.

"Hal tersebut agar lahan yang belum dibebaskan tak alami kenaikan. Tanah itu nanti akan di freeze," pungkas dia.

 Ibu Kota Pindah

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini