nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Pemindahan Ibu Kota, REI: Kita Lebih Memilih Terlambat Masuk

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 15:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 05 470 2101041 soal-pemindahan-ibu-kota-rei-kita-lebih-memilih-terlambat-masuk-beyuvs6uhM.jpg Desain Ibu Kota Baru (kementerian PUPR)

JAKARTA – Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur akan memancing pengembang untuk ikut masuk ke proyek tersebut. Namun, tampaknya hal ini masih terlalu cepat.

Wakil Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI) Hari Gani mengaku, tidak terburu-buru untuk membeli tanah di ibu kota terbaru Indonesia. "Kita tidak terburu-buru. Tapi kalau kita diundang untuk berbicara mengenai pemindahan ibu kota itu kita selalu datang," ujar Hari di Kembang Goela, Kamis (5/9/2019).

 Baca juga: Konsep Belum Matang, Pengembang Kakap Tetap Berebut Proyek Ibu Kota Baru

Menurutnya, REI akan melihat konsep pastinya soal pemindahan ibu kota. Apalagi, soal transaksi proyek tersebut.

 IKN

"Kapan transaksinya akan dilakukan? Kita wait and see dulu. Nanti kita lihat dulu konsep fixed-nya seperti apa. Jadi kita baca, kita pelajari dulu baru kita masuk," tambahnya.

 Baca juga: Bagaimana Persiapan Jaringan di Ibu Kota Baru?

Dirinya pun mengatakan, pengembang lebih memilih untuk terlambat masuk daripada terlalu cepat. Hal ini disebabkan konsep yang belum jelas dan harga tanah yang semakin liar.

"Kita mendingan agak terlambat sedikit masuknya, tapi kalau konsep dari pemerintah sudah fix, Itu sudah saya tes ke beberapa pengembang, kata mereka 'tunggu saja pak’,” ujarnya.

 Baca juga: Hutama Karya Tunggu Skema Kerja Sama Bangun Ibu Kota Baru

Pengembang menurutnya sedang menghindari spekulatif harga tanah yang liar di sana. Apalagi lokasi tanah yang belum ditentukan untuk siapa saja.

“Lokasi tanah untuk pengembang dan yang bukan juga belum tahu. Nanti kita malah salah beli," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini