Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dituduh Gunakan Terlalu Banyak Tenaga Magang di China, Ini Tanggapan Apple dan Foxconn

Delia Citra , Jurnalis-Senin, 09 September 2019 |19:35 WIB
Dituduh Gunakan Terlalu Banyak Tenaga Magang di China, Ini Tanggapan Apple dan Foxconn
Apple (Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Apple Inc (AAPL.O) dan mitra manufaktur Foxconn Technology Co Ltd (2354.TW) pada hari Senin membantah tentang tuduhan penyimpangan dalam manajemen sumber daya manusia atas hak-hak pekerja. Namun, memang mengakui terlalu banyaknya pekerja magang di China.

Respon tersebut keluar setelah China Labor Watch mengeluarkan laporan panjang yang menuduh kedua perusahaan tersebut melanggar banyak undang-undang perburuhan China. Di mana undang-undang tersebut melarang staf magang melebih 10% dari total tenaga kerja.

 Baca juga: Setelah Ditinggal Steve Jobs, Kini Giliran Kepala Desainer yang Pergi Dari Apple

Perusahaan teknologi AS, Apple, sangat bergantung pada Foxconn Taiwan dan fasilitas manufaktur China-nya untuk memproduksi perangkat seperti iPhone.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement