nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Menguat Menanti Penurunan Suku Bunga The Fed

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 07:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 18 278 2106186 wall-street-menguat-menanti-penurunan-suku-bunga-the-fed-RkrOcqnyDN.jpg Wall Street Menguat (Foto: Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB) ditopang harapan keputusan The Fed soal penurunan suku bunga yang akan diumumkan hari ini.

Efek serangan drone terhadap kilang minyak Saudi Aramco pun sudah memudar. Investor kini memantau keputusan The Fed.

 Baca Juga: Pasca-Serangan Fasilitas Minyak Arab Saudi, Wall Street Bergerak Lesu

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (18/9/2019), indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,12% menjadi berakhir pada 27.109,03, indeks S&P 500 naik 0,26% menjadi 3.005,61 dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,4% menjadi 8.186,02.

Penguatan Wall Street ini menjadi angin segar setelah sebelumnya anjlok terimbas serangan drone ke kilang minyak Saudi Aramco. Serangan ini membuat Arab Saudi memangkas produksi sehingga harga minyak meroket hingga memicu ketegangan politik.

 Baca Juga: Investor Pantau Pertemuan The Fed, Wall Street Dibuka Melemah

Sementara itu, investor menjadi tenang setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak ingin perang dan Arab Saudi mengatakan akan mengembalikan produksi minyak yang hilang pada akhir September.

“Orang-orang berpikir itu akan memakan waktu berbulan-bulan sampai kita mendapatkan kembali produksi itu, dan sekarang sepertinya lebih seperti minggu. Mengembalikan produksi itu mengurangi risiko gangguan yang lebih tinggi, ”kata Manajer Portofolio di GLOBALT Investments, Keith Buchanan.

 Ilustrasi wall street

Di sisi lain, Federal Reserve AS menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada hari Rabu di mana bank sentral diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase, pengurangan suku bunga kedua tahun ini.

Investor juga akan menunggu petunjuk tentang sejauh mana pelonggaran kebijakan moneter AS akan berlangsung, mengingat bahwa pembuat kebijakan Fed sangat terpecah pada apakah pemotongan suku bunga lebih banyak dijamin.

"Akan sulit bagi mereka untuk memberi sinyal nada yang sangat dovish, mengingat mereka sudah setengah dibagi pada titik ini," kata Kepala Investasi di Independent Advisor Alliance, Chris Zaccarelli.

 Ilustrasi wall street

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini