nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Balsam, Ibu Kota Baru Bakal Tersambung Jalan Tol Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 13:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 19 470 2106779 selain-balsam-ibu-kota-baru-bakal-tersambung-jalan-tol-baru-e06UzTrXGU.jpg Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: Jasa Marga)

JAKARTA - Pemerintah akan membangun jalan tol baru di wilayah Kalimantan setelah jalan tol Balikpapan dan Samarinda. Hal ini untuk merespons wacana pemindahan ibu kota yang akan dilakukan oleh pemerintah.

 Baca Juga: Tol Pertama di Ibu Kota Baru, Jokowi: Waktu Tempuh Cuma Sejam

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, nantinya jalan tol ini akan menghubungkan dari ibu kota baru menuju jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Saat ini pihakya terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan jalan tol baru itu.

“Yang lainnya Jasa Marga memang Balikpapan-Samarinda nanti kami minta jalan tol dari Balsam ke ibu kota baru,” ujarnya dalam acara konsultasi publik dengan BUMN Penyusunan RPJMN 2020-2024 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

 Baca Juga: Tol Pertama di Ibu Kota Baru Beroperasi Akhir Oktober 2019

Dari hasil diskusi menurut Bambang, jalan tol ini cukup visible untuk dibangun. Bahkan desain dan perencanaanya juga tidak terlalu sulit mengingat hanya berjarak 60 kilometer (km) saja.

Meskipun begitu, dirinya tidak merinci kapan jalan tol itu akan dibangun. Bahkan dirinya juga tidak memberitahukan berapa nilai investasi yang dibutuhkannya.

“Jalan ibu kota ke Balikpapan hanya 60 kilometer (km) itu kita sudah bicara dengan Kementerian PUPR dan tidak terlalu susah,” katanya.

 Infografis Pemindahan Ibu Kota

Sebagai informasi, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit menyatakan bahwa jalan tol ini dapat segera digunakan oleh masyarakat pada akhir Oktober 2019.

“Saat ini progres konstruksi seluruhnya telah mencapai 97%. Kami optimis untuk Seksi II hingga Seksi IV Palaran dapat dioperasikan secara fungsional akhir Oktober ini. Sementara itu, Seksi V dan I yang merupakan dukungan konstruksi Pemerintah masih ada beberapa yang harus dikejar dan ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2019," kata Danang.

Tol Balikpapan-Samarinda memiliki panjang 99,35 km. Diharapkan mampu memangkas biaya logistik pendistribusian barang dan jasa yang semakin cepat antara dua kota tersebut. Perjalanan antar kedua wilayah dapat ditempuh hanya dalam 1 jam, dari semula waktu 3 jam.

Tol Balikpapan-Samarinda

Jalan tol dengan investasi sebesar Rp9,97 triliun ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), di mana dari lima seksi jalan tol, Pemerintah memberikan dukungan konstruksi di Seksi V dan Seksi I dengan total panjang 33,115 Km yang bertujuan meningkatkan kelayakan finansial ruas tol tersebut.

Tol Balikpapan-Samarinda juga menjadi akses penghubung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Akses menuju bandara ini dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan melewati Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan yang hanya berjarak sekitar 8 km dari bandara tersebut.

Tol

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini