Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Menarik Menteri Pamitan, Susi Pudjiastuti Minta Maaf karena Keras Kepala

Delia Citra , Jurnalis-Sabtu, 21 September 2019 |06:13 WIB
Fakta Menarik Menteri Pamitan, Susi Pudjiastuti Minta Maaf karena Keras Kepala
Menteri Susi Minta Maaf (Foto: Twitter/Susi Pudjiastuti)
A
A
A

5. Menteri Susi Minta Maaf karena Keras Kepala

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memohon maaf jika selama menjabat sebagai Menteri banyak kesalahan. Pasalnya jabatannya sebagai Menteri KKP akan segera habis.

Menurut Susi, selama bertugas sebagai Menteri dirinya memang menyimpan banyak kesalahan. Bahkan terkadang dalam menjalankan tugasnya, dirinya merasa keras kepala

"Bila ada kesalahan yang sengaja dan tidak, Kadang-kadang saya juga cukup keras kepala dan mohon maaf sebesar-besarnya," ujarnya di Kantor Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

 

6. Pamit ke DPR, Menko Luhut: Ini Pertemuan Terakhir

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan perpisahan kepada anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI saat melakukan rapat kerja. Memang, masa kerja kedua pihak akan segera berakhir pada Oktober 2019 mendatang.

Dalam kesempatan itu luhut pun menyatakan perpisahan dengan mengungkapkan rasa terimakasih karena sudah bermitra dengan Kemenko Kemaritiman. Begitu pula permintaan maaf turut dilontarkan oleh Luhut.

"Yang kami hormati Bapak Ibu sekalian, karena ini kan pertemuan terakhir, sekaligus dalam kesempatan baik ini saya mengucapkan terimakasih telah menjadi mitra kerja kami selama ini. Dan dari lubuk hati paling dalam saya minta maaf kalau dari kami dirasa ada yang kurang (berkenan) kepada bapak ibu sekalian," ungkapnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement