Kisah Bos Maskapai Pramugari Berbikini yang Jadi Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 320 2108620 kisah-bos-maskapai-pramugari-berbikini-yang-jadi-pebisnis-wanita-paling-berpengaruh-di-asia-q2p0eb7d2B.jpg Bos Maskapai Pramugari Berbikini (Foto: Forbes)

JAKARTA - Presiden dan CEO VietJet Air, Nguyen Thi Phuong Thao masuk daftar 25 pebisnis wanita paling berpengaruh di Asia 2019 versi Forbes (Asia's Power Businesswomen). Thao dalam beberapa tahun terakhir memang menggebrak pasar industri penerbangan dengan menggunakan pramugari berbikini.

 Baca Juga: Daftar 25 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia

Berkat usahanya tersebut, Thao telah membuat sejarah yakni menjadi baru dalam dunia bisnis yang selama ini didominasi pria. Thao menjadi miliarder wanita pertama di Vietnam karena usahanya sendiri.

Dengan usahanya, Thao meraih kekayaan mencapai USD2,5 miliar atau setara dengan Rp35 triliun dan berhasil menjadi wanita terkaya se-Asia Tenggara.

 Baca Juga: Bos VietJet Jadi Wanita Terkaya di Asean, Berapa Kekayaannya?

Thao telah membuktikan bahwa dia dapat mengatasi hambatan. Maskapai penerbangannya didirikan pada tahun 2007 dan sekarang lebih besar dari Vietnam Airlines yang diukur dengan jumlah penumpang yang diangkut.

 Vietjet Air

Pada 2017, Vietjet memulai debutnya di Bursa Saham Kota Ho Chi Minh dengan kapitalisasi pasar sebanyak USD1,4 miliar, lalu di tahun berikutnya maskapai Vietjet sudah mampu mengangkut 23 juta penumpang atau setara 46% pasar penumpang Vietnam.

Pendapatan Vietjet naik 27% menjadi 54 triliun dong (USD2,3 miliar) pada 2018, Tahun ini, Vietjet berharap untuk tumbuh lebih cepat, memproyeksikan akan membawa 30 juta penumpang, naik 30% dari tahun lalu. "Kami memposisikan Vietjet sebagai maskapai regional dan internasional sejak awal," kata Thao.

Dari hanya beberapa rute domestik, Vietjet perlahan-lahan berkembang menjadi 80 pesawat yang melayani 120 tujuan. Thao mengaku itu adalah sebagian dari strategi perusahaannya untuk memperluas ke pasar regional mana pun dalam radius 2.500 kilometer, sehingga mereka dapat menciptakan basis yang mencakup setengah dari populasi dunia.

Thao mengaku kunci kesuksesannya adalah menjaga tarif maskapainya untuk tetap rendah agar bisa mengangkut lebih banyak penumpang. Walaupun pesawat Vietjet dinilai sempit, namun pesawat-pesawatnya mampu terisi mencapai 88% setiap harinya.

Ibu dari tiga anak itu dikenal sebagai wanita yang pekerja keras dan sering bekerja hingga larut malam. Thao juga mengatakan bahwa tantangan terbesarnya adalah saat menegosiasikan slot pendaratan ke berbagai tujuan di Asia, karena banyak pemerintah di Asia yang penuh hati-hati mengalokasikan akses operator ke Bandara mereka.

Karena hambatan itu, maskapai penerbangan seperti Vietjet biasanya membentuk usaha gabungan dengan mitra di berbagai negara untuk tetap mendapatkan slot pendaratan yang lebih banyak tujuan internasional.

Vietjet tumbuh dengan layanan yang berani seperti berpakaian bikini untuk pramugari yang memiliki tujuan penerbangan ke pantai.

Walaupun dinilai berani, aksi tersebut menghasilkan denda dari pemerintah. Namun, Vietjet tidak memperdulikan hal itu, perusahaan itu tetap mengedepankan untuk meningkatkan penjualan tiket sebanyak-banyaknya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini