Bandung Jadi Kota Termacet di RI, Kang Emil: Warga Jangan Manja

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 08 470 2114278 bandung-jadi-kota-termacet-di-ri-kang-emil-warga-jangan-manja-0ywLZw8R8d.jpg Ilustrasi Kemacetan (Okezone)

JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait berita tentang Kota Bandung yang menjadi kota termacet di RI. Dinobatkannya Bandung sebagai kota termacet baru-baru ini berdasarkan survei terbaru Asian Development Bank (ADB).

Ridwan Kamil meminta warganya untuk tidak manja dengan menggunakan kendaraan pribadi. Apalagi jika jarak tempuh relatif dekat dan ada transportasi umum, sebaiknya warga Jawa Barat khususnya Bandung untuk menggunakan transportasi massal.

 Baca juga: Atasi Kemacetan Puncak Bogor, Kemenhub Buka Jalur Baru dari Jonggol-Citeurep

Saat ini juga lanjut Ridwan Kamil, pihaknya tengah melakukan perbaikan moda transportasi publik. Bahkan perbaikan tak hanya di Bandung melainkan di daerah-daerah lainnya di Jawa Barat.

 Ridwan Kamil

Hal ini dilakukan dengan harapan daerah-daerah lain di Jawa Barat tidak bernasib sama seperti Bandung. Beberapa perbaikan meliputi jalur pejalan kaki hingga transportasi massal seperti Busi hingga Kereta Api.

 Baca juga: Ganjil Genap 15 Jam, Dirjen Perhubungan Darat: Masih dalam Pembahasan

Menurut Emil, untuk mengatasi kemacetan, transportasi umum lah yang menjadi solusi utama. Namun syaratnya, transportasi umum tersebut harus memiliki kualitas yang baik.

Jika memiliki transportasi umum yang baik, maka masyarakat akan berpindah dengan sendirinya. Salah satu contohnya adalah kereta Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu yang menjadi primadona masyarakat Jakarta bahkan Indonesia.

 Baca juga: Macet Bikin Rugi Rp100 Triliun, Menhub: Bangun LRT dan MRT Lebih Murah

"Termasuk memperbanyak jalur-jalur kereta api, jalur pejalan kaki. Dalam 5 tahun saya memperbaiki jalur se-Jawa Barat di 27 kota/kabupaten supaya jangan manja dikit-dikit naik kendaraan pribadi," ujarnya saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Bandung itu mengaku tidak mudah memang meminta masyarakat untuk pindah ke transportasi umum. Apalagi lanjut Emil, pertumbuhan ekonomi Indonesia dibilang stabil ditengah gonjang-ganjing ekonomi global.

Semakin bagus angka pertumbuhan ekonomi, maka pendapatan masyarakat akan tinggi dan berpengaruh pada daya beli masyarakat. Termasuk juga daya beli untuk membeli kendaraan pribadi baik motor maupun mobil.

"Orang makin banyak duit, ekonomi makin bagus, orang beli mobil tapi kendaraan memenuhi jalan," ucapnya.

Asal tahu saja, Bandung jadi kota termacet RI mengalahkan Jakarta berdasarkan survei terbaru Asian Development Bank (ADB). Di tingkat Asia, Bandung berada di urutan ke-14 kota termacet. Sementara itu, DKI Jakarta berada di urutan ke-17, lalu Surabaya di urutan 20.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini