nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daya Saing Indonesia Turun ke 50, Makin Jauh dari Malaysia dan Thailand

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 16:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 11 20 2115746 daya-saing-indonesia-turun-ke-50-makin-jauh-dari-malaysia-dan-thailand-GwHdOP7Vag.jpg Pertumbuhan Ekonomi (Shutterstock)

JAKARTA - Peringkat daya saing Indonesia dalam laporan Global Competitiveness Index (GCI) 2019 mengalami penurunan. Data dari World Economic Forum (WEF) tersebut menunjukan Indonesia di peringkat 50 dari sebelumnya di 45 pada 2018.

Mengutip data WEF, Jakarta (11/10/2019), peringkat Indonesia turun 5 peringkat di mana poinnya hanya turun tipis 0,3. Saat ini skor GCI Indonesia sebesar 64,6, kinerjanya pun pada dasarnya tidak berubah.

 Baca juga: Daya Saing Indonesia Ingin Masuk 20 Besar? Ini Pekerjaan Rumah yang Harus Diselesaikan

Indonesia mencatat posisi keempat di negara ASEAN. Di mana Singapura tetap memimpin baik ASEAN maupun Dunia. Peringkat kedua ASEAN diduduki Malaysia (27 peringkat dunia) dan ketiga Thailand (40 peringkat dunia).

 GCI WEF 2019 (dok)

Indonesia masih mempunyai kekuatan utamanya yaitu pangsa pasar yang sebesar 82,4 di peringkat 7. Sedangkan untuk stabilitas makro ekonomi skor Indonesia mencapai 90 di peringkat 54.

 Baca juga: Ada di Peringkat 32, Kenaikan Daya Saing Indonesia Tertinggi Kedua Setelah Arab Saudi

Mengenai kinerjanya, pada pilar ekonomi lainnya, Indonesia mempunyai ruang yang cukup untuk perbaikan hingga 30-40 poin. Meskipun tidak ada kesenjangan poin yang besar.

Apalagi, Indonesia memiliki budaya bisnis yang dinamis (skor 69,6, peringkat 29) dan sistem keuangan yang stabil (skor 64,0, peringkat 58). Keduanya merupakan peningkatan pada 2018 dan tingkat adopsi teknologi yang tinggi (skor 55,4, peringkat 72).

Mengingat tahap perkembangan negara dan kualitas akses tetap relatif rendah. Kapasitas inovasi masih terbatas (skor 37,7, peringkat 74) tetapi semakin meningkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini