nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Gempa Ambon Dapat Rp35 Juta Bangun Rumah Baru

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 19:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 12 470 2116157 korban-gempa-ambon-dapat-rp35-juta-bangun-rumah-baru-L7BitPvl0R.jpg Ilustrasi Rumah (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 24 rumah di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, yang terdampak bencana gempa bumi pada 26 September 2019 lalu.

Saat ini progres pembangunan rumah layak huni tersebut telah mencapai 60%. Pembangunannya diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2019.

"Kami harapkan bantuan BSPS ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/10/2019).

Rumah terdampak gempa di Ambon (Foto: Okezone.com/Dok. BNPB)

Pada tahun anggaran 2019 Program BSPS secara nasional ditargetkan dapat menjangkau sebanyak 206.500 unit rumah tidak layak huni melalui dua kegiatan, yakni peningkatan kualitas rumah sebanyak 198.500 unit dan pembangunan baru 8.000 unit. Sementara untuk Provinsi Maluku Program BSPS dialokasikan sebanyak 3.000 unit rumah yang tersebar di 11 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Maluku.

Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Maluku Pither Pakabu mengatakan, setiap unit rumah yang mendapatkan bantuan Program BSPS di Maluku akan mendapatkan alokasi untuk peningkatan kualitas rumah sebesar Rp17,5 juta dan pembangunan baru senilai Rp35 juta.

Baca juga: 11.788 Hunian Tetap Korban Gempa Ditargetkan Selesai Akhir 2020

Namun, bantuan yang diberikan melalui program BSPS bukan dalam bentuk uang tunai, namun berupa bahan bangunan. Dalam pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk kelompok untuk memperbaiki atau membangun rumah secara gotong royong.

"Bahan bangunan dan tahapan pekerjaan BSPS ini harus dimanfaatkan dan dikerjakan dengan sebaik mungkin," katanya.

Pengungsi gempa di Ambon, Maluku (Foto: Okezone.com/BNPB)

Program BSPS atau bedah rumah merupakan upaya pemerintah untuk untuk mewujudkan rumah yang layak huni yang didukung dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sehingga menjadikan perumahan yang sehat, aman, serasi, dan teratur serta berkelanjutan.

Terdapat tiga syarat untuk menjadikan rumah layak huni, pertama, keselamatan bangunan yakni peningkatan kualitas konstruksi bangunan. Kedua, kesehatan penghuni meliputi pemenuhan standar kecukupan cahaya, sirkulasi udara dan ketersediaan MCK. Dan ketiga, kecukupan minimum luas bangunan mencakup pemenuhan standar ruang gerak minimum yakni sembilan meter persegi per orang.

Baca Juga: Penyaluran KPR Subsidi Capai Rp5,57 Triliun di September

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini