nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Volkswagen Hentikan Investasi USD1,4 Miliar di Turki

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 14:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 320 2117666 volkswagen-hentikan-investasi-usd1-4-miliar-di-turki-fPA41NA5oe.jpg Investasi (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Pabrik automotif Volkswagen telah menghentikan investasi yang direncanakan USD1,4 miliar di Turki. Hal ini sebagai akibat dari ofensif militer negara itu di Suriah.

Pembuat mobil terbesar di dunia yang mengoperasikan 122 pabrik produksi di seluruh dunia itu telah bersiap untuk mengambil keputusan akhir tentang pabrik yang direncanakan untuk provinsi Manisa Barat. Mereka mengaku sedang memantau situasi dengan hati-hati dan khawatir tentang perkembangan saat ini.

 Baca juga: Memacu Visi Pemimpin Daerah Menuju Kedigdayaan Investasi

Melansir CNN, Jakarta, Rabu (16/10/2019), penanaman 1,3 miliar euro (USD1,4 miliar) dilaporkan dijadwalkan untuk memproduksi Passat dan Skoda Superb Volkswagen (VLKAF). Grup Volkswagen sudah memiliki satu pabrik di Turki yang memproduksi kendaraan komersial untuk anak perusahaannya.

Sementara itu, Turki melancarkan invasi pekan lalu di wilayah Suriah Utara yang dikuasai oleh Kurdi, etnis minoritas yang sejak lama bersekutu dengan Amerika Serikat yang memainkan peran utama dalam perang melawan ISIS. Kanselir Jerman Angela Merkel telah meminta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengakhiri ofensif. Melalui alasan risiko konsekuensi kemanusiaan yang serius dan kebangkitan oleh ISIS.

Volkswagen

Pemerintah Jerman juga telah bergabung dengan Prancis, Norwegia, Finlandia dan Belanda dalam memerintahkan penghentian penjualan peralatan militer ke Turki. Sementara, Presiden Donald Trump akan mengumumkan sanksi baru terhadap menteri pertahanan, interior dan energi Turki.

Trump juga mengatakan Amerika Serikat akan menaikkan tarif ekspor baja Turki menjadi 50% dan segera menghentikan negosiasi perdagangan dengan Ankara. Sebelumnya, ia dituduh membuka jalan bagi invasi Turki dengan memerintahkan pasukan AS keluar dari Suriah Utara.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini