nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

12 Perjanjian Dagang Ditargetkan Rampung Tahun Depan

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 17:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 16 320 2117784 12-perjanjian-dagang-ditargetkan-rampung-tahun-depan-eSAc0pLwbi.jpg 12 Perjanjian Dagang Ditargetkan Rampung Tahun Depan (Foto: Okezone.com)

TANGERANG - Perjanjian perdagangan yang Indonesia sepakati sejak tahun 1990-2015 tidaklah banyak. Tercatat, dalam kurun waktu 25 tahun, Indonesia hanya mampu menyepakati 8 perjanjian perdagangan dengan negara lain.

Ke delapan perjanjian perdagangan tersebut di antaranya, ASEAN Free Trade Area, ASEAN-China FTA, ASEAN-India FTA, ASEAN-Japan CEP, ASEAN-Korea FTA, ASEAN-Aus & NZ FTA, Indonesia-Japan EPA, dan Indonesia-Pakistan PTA.

 Baca Juga: Bicara Perdagangan, Wapres JK: Tak Ada Negara yang Bisa Berdiri Sendiri

Namun, sejak Menteri Perdagangan dipegang oleh Enggartiasto Lukita, perjanjian perdagangan langsung membludak. Dari paparan yang disampaikan Mendag Enggartiasto dalam Trade Expo Indonesia 2019 sejak tahun 2016-2019 sukses menyepakati 15 perjanjian perdagangan.

"Dalam kurun waktu 3 tahun kami telah selesaikan 15 perjanjian perdagangan," ungkap Enggartiasto dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di Indonesia Convention Exhibition BSD, Rabu (16/10/2019).

 Baca Juga: Mendag: Kami Tuntaskan 15 Perjanjian Dagang dalam 3 Tahun

Menurutnya, ini merupakan hasil kerjasama antara berbagai pihak. "Ini merupakan hasil kerjasama dengan duta besar, asosiasi bisnis, dan pengusaha," tambahnya.

 Mendag

Pasalnya, sejak 2016 hingga 2019, Indonesia memang melakukan banyak perjanjian perdagangan. Di antaranya adalah Indonesia-Korea CEPA, Indonesia-Australia CEPA, Indonesia-Chile CEPA, Indonesia-EFTA CEPA, MoU Indonesia-Palestine, Indonesia-Mozambique PTA, dan lain-lain.

Tidak berhenti sampai situ, rencananya pada tahun 2020 ditargetkan akan ada 13 perjanjian perdagangan yang disepakati. Namun, yang tercatat hanyalah 12.

"Sebenarnya akan ada 13 perjanjian perdagangan yang ditargetkan 2020. Yang tercatat memang cuma 12," ungkapnya.

Ada beberapa perjanjian dengan negara lain di tahun 2020. Semua itu diprediksi rampung tahun depan. Seperti Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Iran PTA, Indonesia-Pakistan Trade in Goods, dan masih banyak lagi.

 Mendag

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini