nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Rate Diharap Turun, Ini Manfaatnya!

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 13:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 24 20 2121162 bi-rate-diharap-turun-ini-manfaatnya-or4WrHAv85.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso menyatakan, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akan memberikan sentimen positif bagi pasar.

Khususnya bagi industri perbankan guna lebih ekspansif terhadap penyaluran kredit. Lantaran, menurut Sunarso, hingga saat ini likuiditas perbankan masih cukup ketat.

"Kalau BI Rate (suku bunga acuan) turun saya pikir bagus untuk market, karena kami melihatnya bahwa sebenarnya sekarang ini pricing-nya turun, tetapi kami menghadapi kenyataan bahwa loan to deposit ratio (LDR) (industri) masih di atas 90%. Maka dengan penurunan BI rate diharapkan ada relaksasi-relaksasi nantinya," ujar Sunarso ditemui di Kantor Pusat BRI, Kamis (24/10/2019).

Baca juga: BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuannya Jadi 5,25%

Hari ini pasar memang tengah menanti kebijakan suku bunga acuan dalam dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan September 2019. Saat ini suku bunga acuan berada di level 5,25%.

Sebelumnya, Ekonom Bank Pertama Josua Pardede menyatakan, Bank Sentral memiliki ruang penurunan suku bunga acuan sebesar 25 bps. Hal ini dengan mempertimbangkan terjaganya stabilitas perekonomian domestik yang tercermin dari perkembangan laju inflasi terkendali serta stabilitas nilai tukar Rupiah.

IHSG

Laju inflasi cenderung stabil di masih dalam sasaran inflasi BI di kisaran 3,5±1% hingga akhir tahun ini. Selain itu, nilai tukar Rupiah cenderung stabil dalam sebulan terakhir ini di mana volatilitas Rupiah secara rata-rata menurun.

Terindikasi dari one-month implied volatility yang turun jadi kurang dari 6% sejak pertengahan bulan ini. Rupiah secara rata-rata cenderung stabil di level Rp14.150 per USD sepanjang bulan Oktober ini.

"Sehingga BI berpeluang untuk kembali memangkas suku bunga acuan menjadi 5,0%," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini