Fakta Bahlil Lahadalia Jadi Kepala BKPM, Sopir Angkot hingga Kode untuk Jokowi

Delia Citra, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 25 320 2121726 fakta-bahlil-lahadalia-jadi-kepala-bkpm-sopir-angkot-hingga-kode-untuk-jokowi-3zfx2J1g9U.jpg Bahlil Jadi Menteri Investasi/Kepala BKPM (Foto: Okezone.com/Dede)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) selama lima tahun ke depan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Jokowi memberi tugas kepada Bahlil agar meningkatkan investasi di Indonesia. Nantinya, BKPM akan di bawah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

 Baca Juga: Bahlil Lahadalia: Jadi Menteri Bukan untuk Gaya-gayaan

Oleh karena itu, Okezone akan merangkum fakta-fakta mengenai Bahlil Lahadalia sebagai Kepala BKPM, Senin (28/10/2019).

1. Pernah Singgung Jatah Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons permintaan para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengenai sosok yang akan mengisi posisi menteri pada kabinet kerja jilid II.

Asal tahu saja, ada beberapa nama yang disodorkan oleh Ketua Himpi Bahlil Lahadilia untuk mengisi posisi menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Nama-nama yang diusulkan oleh Bahlil seperi Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dan Muhammad Lutfi.

 Baca Juga: Dulu Sopir Angkot, Bahlil Lahadalia Kini Bakal Jadi Menteri Jokowi

Menurut Kepala Negara, alasan di balik Hipmi menyodorkan nama-nama tersebut karena dia ingin menyodorokan namanya sendiri. Untuk mengalihkan perhatian, dirinya menyodorkan nama nama seperi Rosan dan Muhammad Lutfi.

“Tadi Adinda Bahlil menyorong-nyorongkan merekomendasikan beberapa yang hadir di sini, tadi beliau tunjuk Abang Lutfi, tunjuk Abang Rosan. Tapi saya tahu ini Adinda Bahlil pintar, sebetulnya beliau itu sorongkan diri sendiri. Tapi ditutup oleh beliau berdua tadi. Saya nangkap, saya nangkap,” ujar Presiden dalam acara Munas HIPMI ke-16 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin 17 September 2019.

2. Dulu Sopir Angkot, Bahlil Lahadalia Jadi Kepala BKPM

Bahlil resmi diperkenalkan dan dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019.

Asal tahu saja, Bahlil pernah memulai kariernya sebagai sopir angkot hingga membuka usaha sendiri. Kesuksesannya pun dijawab saat dirinya dipilih sebagai Ketua Hipmi.

 Bahlil

3. Pembicaraan Presiden Jokowi dengan Bahlil: UMKM hingga Lapangan Kerja

Bahlil mengatakan, dari obrolan dengan Jokowi, dirinya banyak membicarakan mengenai ekonomi.

“Enggak tahu, terserah Pak Jokowi saja. Saya cuma diajak diskusi ekonomi. Background saya dari kecil suka cari duit,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Menurut Bahlil, Presiden Jokowi membicarakan mengenai pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh Indonesia. Termasuk di antarannya pembangunan ekonomi di wilayah Indonesia Timur seperti Papua.

4. Bahlil Lahadalia: Jadi Menteri Bukan untuk Gaya-gayaan

Bahlil Lahadalia mengaku siap membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini mengatakan, jabatan sebagai menteri merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, jika terpilih akan menjalankannya dengan baik dan bersungguh-sungguh.

“Ini kan amanah bukan untuk gaya-gayaan . Saya yakin dan percaya dijalankan dengan baik dan sungguh sungguh,” ujarnya saat ditemui di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

 Bahlil

5. Bahlil Lahadalia Minta Waktu Sehari Pelajari BKPM

Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Bahlil, dirinya juga baru tahu ditempatkan menjadi Kepala BKPM pada hari ini. Untuk 100 hari ke depan, Bahlil akan belajar mengenai BKPM.

"Kalau tanya apa program 100 hari kerja saya ingin mengatakan, bahwa saya sendiri baru tahu tadi bahwa saya itu ditempatkan untuk di investasi, BKPM," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

"Nanti kalau udah selesai serah terima, saya pelajari satu hari boleh lah kita bicara," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini