nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Menteri KKP, Edhy Prabowo Kenalan ke Nelayan di Pelabuhan Muara Angke

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 15:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 28 320 2122691 jadi-menteri-kkp-edhy-prabowo-kenalan-ke-nelayan-di-pelabuhan-muara-angke-xl3JQtpl6I.jpg Menteri KKP Edhy Prabowo. (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Pelabuhan Perikanan, Muara Angke, Jakarta Utara. Menteri Edhy didampingi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar.

Baca Juga: Lindungi Laut, Indonesia Capai Target Perluasan Kawasan Konservasi

Pantauan Okezone, Menteri Edhy langsung menemui para nelayan dan memperkenalkan dirinya sebagai Menteri KKP yang baru. Dirinya juga menyampaikan bahwa menerima saran dari berbagai pihak mengenai perikanan dan kelautan.

Menteri KKP Edhy Prabowo

"Saya atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan perikanan. Saya tidak banyak mengenal tentang bisnis perikanan. Tapi hati saya semangat saya ingin membela nasib nelayan," ujar dia di lokasi, Senin (28/10/2019).

Baca Juga: Ada Pabrik Pakan Ikan di Kampungnya Susi Pudjiastuti, Produksinya 50 Ton

Dirinya ingin menjadi bagian dari keluarga besar para nelayan dan memanfaatkan lautan agar hidup semakin baik.

"Saya akan bangun komunikasi dua arah. Lihatlah saya sebagai orang di mana untuk mengadu. Tolong sampaikan ke saya apa masalah yang dihadapi oleh bapak-bapak nelayan semua. Memperbaiki komunikasi dengan para nelayan. Bukan hanya ngobrol di telepon, tapi semuanya," ungkap dia.

Dia menambahkan, pihaknya ingin mendengar keluhan dari para nelayan. "Saya hanya petugas yang ditugaskan untuk mengawasi sektor kelautan dan perikanan," jelas dia.

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap KKP M. Zulficar Mochtar mengatakan bahwa pihaknya ingin para ABK kapal di Muara Angke ini mempunyai asuransi. Sebab asuransi ini sangat penting, apabila nelayan terjadi kecelakan di laut.

"Saya targetkan kepada pemilik kapal agar ABK di seluruh Indonesia mempunyai asuransi," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini