Di samping itu, Kopi Kenangan ternyata tidak mengembangkan bisnisnya dengan skema waralaba alias franchise. Ekpansi jaringan toko yang selama ini dilakukan masih menggunakan kemampuan pendanaan perusahaan.
"Kopi Kenangan ekspansi sendiri. Kami lihat bisnis Kopi Kenangan bukan bisnis yang 2-4 tahun tinggal ambil uang saja. Tapi ingin 20 tahun ke depan masih ada," ujar James.
Sekedar diketahui. pada Juni 2019 lalu Kopi Kenangan mendapatkan suntikan dana senilai USD20 juta atau setara Rp288 miliar dari Sequoia India, perusahaan modal ventura. Melalui pendanaan tersebut ditargetkan dibangung 1.000 gerai hingga 2021 yang tersebar di seluruh Indonesia, juga untuk melebarkan sayap bisnis Kopi Kenangan ke kawasan Asia Tenggara.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.