JAKARTA - Menjalani kehidupan sebagai manusia di era perubahan tentu memiliki banyak tuntutan. Salah satunya adalah tuntutan akan gaya hidup yang terus berubah dari masa ke masa.
Sayangnya, kerap kali seseorang terlalu memaksakan kehendaknya untuk mengikuti gaya hidup yang ada di lingkungan sekitarnya. Seperti halnya masyarakat yang hidup di pusat kota dengan gaya hidup yang sering kali terbilang mewah.
Baca Juga: Ingin Hidup Hemat? Ini 6 Hal yang Harus Kamu Lakukan!
Bukan tidak mungkin, memiliki telepon genggam keluaran terbaru, pakaian dari merek ternama, hingga menghabiskan waktu di kedai kopi kekinian sudah jadi bagian dari gaya hidup masa kini, khususnya di lingkungan kota besar. Hal inilah yang acap kali membuat seseorang mengeluhkan masalah finansial di mana gaya hidup berada jauh di atas kemampuannya.
Senada, Perencana Keuangan Eko Endarto menuturkan bahwa hal ini kerap kali terjadi karena kebiasaan masyarakat yang menujukan penghasilannya untuk memenuhi seluruh pengeluaran.

"Kalau penghasilan ditujukan untuk memenuhi semua pengeluaran pasti tidak akan cukup. Karena penghasilan terbatas dan pengeluaran tidak terbatas," jelasnya saat dihubungi Okezone.
Sebaiknya, seseorang harus dapat menyeimbangkan pengeluaran dan pemasukannya setiap bulan. Menurut Eko, hal itu dapat dilakukan salah satunya dengan membuat prioritas.