"Buat prioritas. Sebab dengan prioritas kita bisa memastikan (pengeluaran) yang harus didahulukan akan keluar terlebih dahulu," jelas Eko.
Sama halnya dengan seseorang yang tengah memiliki beban cicilan. Ia tetap harus tahu bagaimana mengatur antara membayar cicilan, mengeluarkan konsumsi bulanan dengan tetap menabung.

Eko menjelaskan, seseorang yang tengah berada di situasi tersebut harus memberikan prioritas keuangannya kepada cicilan utang terlebih dahulu dengan jumlah maksimal sebesar 30% dari total pemasukan. Lalu dilanjutkan dengan investasi dan proteksi minimal 10% dari total pemasukan.
"Jadi 2 prioritas di atas dulu baru konsumsi," ujar Eko.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.