nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, Jumlah Penumpang Turun 8,24%

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 13:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 01 320 2124530 harga-tiket-pesawat-masih-tinggi-jumlah-penumpang-turun-8-24-sjqKrkHwU0.jpg Ilustrasi Tiket Pesawat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik sepanjang September 2019. Jumlah penumpang turun 8,24% dibandingkan bulan sebelumnya.

Selama September jumlah penumpang udara hanya 6,2 juta. Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, penumpang udara mengalami penurunan sekitar 19,89%. Sementara itu jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan sekitar 18,8%.

Baca Juga: 10 Maskapai Kelas Dunia dengan Harga Tiket Selangit

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan jumlah penumpang domestik diduga karena masih tingginya harga tiket pesawat. Meskipun diakuinnya sudah ada penurunan harga tiket pesawat yang dilakukan oleh pihak maskapai.

Ilustrasi tiket pesawat

Jumlah penumpang angkutan udara terbesar tercatat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 13,9 juta orang atau 24,56% dari seluruh penumpang domestik. Kemudian diikuti oleh Bandara Juanda sebanyak 4,6 juta orang atau 8,18%.

Baca Juga: Pemerintah Libatkan Pihak Ketiga untuk Urus Tiket Pesawat

“Dan kita tahu penyebabnya yaitu karena harga tiket meskipun turun dibandingkan Agustus 2019, tapi tetap lebih tinggi dibandingkan September 2018,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (1/10/2019).

Tak hanya itu, penerbangan internasional juga mengalami penurunan 5,22%. Pada Agustus 2019 mencatatkan jumlah penumpang sebesar 1,68 juta orang turun menjadi 1,59 juta orang di September 2019.

Penurunan kunjungan terjadi di sepuluh pintu masuk udara di mana persentase tertinggi tercatat di Bandara Sutan Iskandar Muda Aceh yang mencapai 22,5%.

Kemudian diikuti oleh Bandara Djuanda Jawa Timur yang turun 16,57% dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta turun 15,12%. Sementara persentase penurunan terendah terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat sebesar 3,08%

Sementara kenaikan kunjungan tertinggi terjadi di Bandara Internasional Lombok sebesar 69,84%. Sementara kenaikan paling rendah terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau sebesar 4,83%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini