Share

Pendaftaran CPNS Dibuka Lagi, Simak 6 Faktanya: Dibuka 14 Hari

Delia Citra, Jurnalis · Sabtu 02 November 2019 07:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 01 320 2124673 pendaftaran-cpns-dibuka-lagi-simak-6-faktanya-dibuka-14-hari-AneTa3J2VF.jpg Ilutsrasi: PNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pendaftaran akan mulai berlangsung pada tanggal 11 November 2019 secara online melalui SSCASN BKN.

Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Pendaftaran dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah dengan total jumlah alokasi formasi sebanyak 37.425 untuk instansi pemerintah pusat dan 114.861 untuk instansi pemerintah daerah.

Baca Juga: Dipimpin Menpan RB, Ini Daftar Tim Panselnas CPNS 2019

Oleh sebab itu, Okezone akan merangkum fakta-fakta mengenai CPNS. Berikut Faktanya:

1. Proses Seleksi CPNS 2019 Tidak Dipungut Biaya

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengumumkan informasi Penerimaan CPNS 2019 di lingkungan Pemerintah Pusat & Daerah. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) direncanakan mulai Februari 2020 dan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) direncanakan akan mulai pada Maret 2020

"Selalu ingat bahwa pada proses seleksi CPNS 2019 tidak dipungut biaya apapun dan tidak ada pihak manapun yang dapat membantu kelulusan kalian Sahabat Muda. Berhati-hati terhadap penipuan yang mungkin terjadi ya!" tulis caption instagram Kemenpanrb.

cpns

2. Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka 14 Hari, 11-25 November

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) memaparkan jadwal-jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pendaftaran akan dilakukan pada 11 November 2019. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur KemenpanRB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, setelah pendaftaran nantinya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan pada awal Februari. Dan untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan dilakukan pada Maret 2020.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2019 Dijamin Aplikasikan Sistem Merit, Apa Itu?

"Pendaftaran tanggal 11 November 2019 , SKD Februari 2020, SKB di Maret 2020, pemberkasan beres pada Mei sampe Juli 2020," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor KemenpanRB, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pendaftaran CPNS 2019 akan berlangsung selama 14 hari. Artinya pendaftaran akan dilakukan dari tanggal 11 November sampai tanggal 25 November mendatang.

"Jadwal itu pengumuman pendaftaran dimulai tanggal 11 November. Jadwal pendaftaran 14 hari," ujarnya.

3. Pendaftaran CPNS 2019, Pelamar Bisa Protes Jika Tak Lolos Seleksi Administrasi

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Rekrutmen tersebut dimulai pada 11 November 2019.

Dilansir dari keterangan tertulis, Rabu (29/10/2019), perlu diketahui pula bahwa pada pelaksanaan seleksi CPNS 2019, bagi pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seleksi administrasi, pelamar bisa melakukan protes dan diberikan waktu sanggah maksimal 3 hari pasca-pengumuman. Instansi yang terkait pun juga di berikan waktu maksimal 7 hari untuk menjawab sanggahan tersebut.

Guna untuk menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan.

cpns

4. Pendaftaran CPNS 2019, Pelamar Harus Baca dan Pahami Aturan Mainnya

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dimulai pada 11 November 2019. Pada saat pendaftaran daring telah di buka, masyarakat diharapkan terlebih dahulu membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang ada di SSCASN.

Jika ditemukan kesulitan, pelamar juga dapat mempelajari informasi yang ada di kanal Frequently Asked Question (FAQ) yang menyediakan jawaban atas masalahan yang umumnya menjadi kendala pelamar. Namun, jika FAQ tidak dapat memberikan jawaban atas persoalan pendaftaran, BKN juga menyediakan kanal helpdesk daring yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan. Dalam kanal tersebut terdapat sejumlah tahapan pengaduan yang dapat dilakukan pelamar untuk kemudian disampaikan solusinya oleh petugas helpdesk daring.

5. Sebelum Daftar CPNS 2019 Pastikan Dulu Validitas Nomor Induk Kependudukan

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 untuk memastikan kelengkapan dokumen persyaratan sebelum pendaftaran dibuka pada 11 November 2019. Salah satu yang diingatkan BKN adalah memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Masih ada belasan hari untuk pastikan NIK valid di Ditjen Dukcapil, hati-hati saat mendaftar karena NIK hanya bisa digunakan satu kali untuk satu jabatan dan satu formasi," ujar Kepala BKN Bima Haria Wibisana, dikutip dari twitter BKN, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Jokowi Mau Hapus Eselon, Jabatan Apa Saja yang Bisa Dipangkas?

Selain itu, Bima juga mengingatkan soal scan KTP, pass foto dan swafoto untuk menyesuaikan dengan data KTP. Kemudian scan ijazah serta transkip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju.

6. Rekrutmen CPNS 2019 Dijamin Aplikasikan Sistem Merit

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) menggelar pertemuan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pertemuan itu terkait pengadaan CPNS yang akan segera berlangsung.

cpns

Ketua KASN Agus Pramusinto mengatakan bahwa dalam kegiatan penerimaan CPNS, KASN akan ikut mengawal dan menjamin penerapan sistem merit berjalan dengan baik. Sistem merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa mem- bedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan.

"Dalam pengisian CPNS, KASN ikut mengawal agar tugas KASN untuk menjamin penerapan sistem merit dalam manajemen ASN benar-benar berjalan,” ujar Agus Pramusinto, ketua KASN seperti dikutip dalam Twitter resmi @KomisiASN, Kamis (31/10/2019).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini