nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Hati-Hati Kesepakatan Dagang AS-China, Wall Street Bervariasi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 06 November 2019 07:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 06 278 2126273 investor-hati-hati-kesepakatan-dagang-as-china-wall-street-bervariasi-L7hIdNhiJe.jpg Wall Street Bervariasi (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street bergerak bervariasi (mixed) pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, dengan indeks S&P 500 melemah setelah sebelumnya cetak rekor tertinggi karena kehati-hatian investor di tengah reli saham yang didukung harapan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

 Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Optimisme Kesepakatan Perang Dagang

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (6/11/2019), indeks Dow Jones Industrial Average naik 30,52 poin atau 0,11% menjadi 27.492,63, indeks S&P 500 turun 3,65 poin, atau 0,12 menjadi 3.074,62 dan indeks Nasdaq Composite naik 1,48 poin, atau 0,02% menjadi 8.434,68.

Pemerintah China mendorong Presiden Donald Trump untuk menghapus lebih banyak tarif sebagai bagian dari kesepakatan fase satu, yang dapat ditandatangani bulan ini

 Baca Juga: AS-China Segera Damai, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

"Pasar berada pada titik tertinggi sepanjang masa, orang-orang menjadi sedikit cemas tentang kesepakatan itu," kata kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York Tim Ghriskey.

 Wall Street

Sektor keuangan naik 0,42% karena benchmark AS menghasilkan yield tertinggi enam minggu dan sektor energi naik 0,45% karena minyak naik lebih dari 1% sebagai sektor S&P berkinerja terbaik.

Sebelumnya, indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi untuk sesi kedua pada hari Senin, sementara Dow mencapai rekor tertinggi untuk pertama kalinya sejak Juli.

Terlepas dari harapan resolusi untuk perang perdagangan, bursa saham AS telah menerima dorongan dari musim pendapatan kuartal III-2019 yang jauh lebih baik dari perkiraan, penurunan suku bunga Federal Reserve dan data ekonomi yang optimis.

Data menunjukkan pembacaan pada indeks layanan ISM meningkat menjadi 54,7 pada Oktober dari 52,6 pada September, di atas ekspektasi 53,4, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters, meredakan kekhawatiran bahwa perlambatan di sektor manufaktur menyebar ke bagian lain dari ekonomi.

 Ilustrasi wall street

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini