nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres Ma'ruf: RI Jangan Cuma Jadi Negara Pemberi Stempel Halal

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 13:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 278 2129281 wapres-ma-ruf-ri-jangan-cuma-jadi-negara-pemberi-stempel-halal-Y92ynhQJHa.jpg syariah (Reuters)

JAKARTA - Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia dinilai belum memaksimalkan potensi dalam ekonomi syariah. Pasalnya, hingga saat ini Indonesia masih menjadi pasar dari produk-produk halal di seluruh dunia, bukan menjadi produsen utama dari produk halal tersebut.

Oleh sebab itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyatakan, Indonesia kedepannya harus lebih mengembangkan industri halal sehingga bisa menjadi pemain utama dalam mata rantai ekonomi syariah di dunia. Dirinya berharap, Indonesia tak hanya menjadi negara yang memberikan stempel atau label halal dari produk-produk yang masuk ke Tanah Air.

 Baca juga: BI Ingin Pesantren Ikut Tingkatkan Ekonomi dari Industri Halal

"Indonesia jangan hanya jadi negara tukang sertifikasi halal, yang beri stempel-stempel halal, hanya menjadi konsumen dari produk halal," ujarnya saat membuka acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

 Maruf amin

Ma'ruf berharap industri halal di Tanah Air bisa semakin berkembang hingga ke kancah internasional. Oleh sebab itu perlu adanya fokus pada pengembangan perluasan industri produk halal.

 Baca juga: Pelaku UMKM Akan Dapat Perlakuan Khusus untuk Urus Jaminan Produk Halal

"Sehingga bisa menjadi produsen produk halal, bahkan bisa ekspor ke berbagai negara," imbuhnya.

Selain perluasan industri, upaya lain yang akan dilakukan untuk mengembangkan ekonomi syariah yakni dengan pengembangan perluasan keuangan industri halal syariah. Lalu fokus pengembangan perluasan social fund yakni wakaf dan zakat.

"Juga pengembangan perluasan ekonomi atau bisnis syariah," kata dia.

Dengan majunya industri halal di Tanah Air, menurut Ma'ruf, ekonomi syariah akan semakin memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Pengembangan tersebut hanya bisa dilakukan dengan memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku kepentingan lainnya di ekonomi syariah.

"Diharapkan ekonomi dan keuangan syariah bisa menjadi pendorong terjadinya arus baru ekonomi Indonesia," kata Ma'ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini