nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Ditutup Varian, S&P 500 Sentuh Rekor Baru Lagi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 07:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 278 2130117 wall-street-ditutup-varian-s-p-500-sentuh-rekor-baru-lagi-L2wcxCXFjX.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup varian pada perdagangan Kamis (15/11/2019) waktu setempat. Di mana S&P 500 naik tipis dan menyentuh rekor penutupan baru.

Hal ini dikarenakan sentimen dari perkiraan buruk dari para pendukung perusahaan teknologi Cisco Systems diimbangi oleh laporan kuat dari pengecer kotak besar Walmart.

 Baca juga: Wall Street Ditutup Varian, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Berkat Disney

Melansir reuters, New York, Jumat (15/11/2019), Dow Jones Industrial Average turun 1,63 poin atau 0,01%, menjadi 27.781,96, S&P 500 naik 2,59 poin, atau 0,08% menjadi 3.096,63. Nasdaq Composite turun 3,08 poin atau 0,04% menjadi 8.479,02.

 Wall Street

Saham Cisco (CSCO.O) jatuh 7,3% setelah pembuat gear jaringan memperkirakan pendapatan dan laba kuartal kedua di bawah ekspektasi karena meningkatnya ketidakpastian ekonomi global membuat klien jauh dari pengeluaran lebih banyak untuk router dan switch-nya.

 Baca juga: Wall Street Menguat Tipis Usai Perang Dagang AS-China Hampir Menyentuh Kesepakatan

Penurunan saham Cisco membebani sebagian besar indeks utama dan membuat sektor teknologi terseret turun 0,1%.

Sebaliknya, Walmart (WMT.N) menaikkan prospek tahunannya, dan pengecer terbesar di dunia itu membukukan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan. Selain itu, penjualannya yang sebanding dan pertumbuhan e-commerce di pasar terbesarnya selama kuartal ketiga.

"Kami telah melihat masa depan ekonomi ini, konsumen AS, yang tetap tangguh dan tetap berada di tempat yang sehat di depan kerangka waktu liburan yang sangat penting untuk ekonomi," kata Margaret Reid, manajer portofolio senior di The Private Bank di Union Bank di San Francisco.

 Baca juga: Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Cetak Rekor

Musim pelaporan perusahaan kuartal ketiga hampir berakhir dengan sekitar tiga perempat perusahaan S&P 500 membukukan laba di atas ekspektasi. Akan tetapi dengan pendapatan yang diperkirakan telah menurun 0,4% secara keseluruhan dari periode tahun sebelumnya, menurut Refinitiv.

Ketua Fed Jerome Powell pada hari Kamis mengatakan risiko ekonomi AS menghadapi pukulan dramatis sangat kecil, dan investor selanjutnya akan mencari data penjualan ritel AS pada hari Jumat untuk mengukur kesehatan ekonomi.

Di perdagangan Kamis, sektor properti naik paling tinggi 0,8%. Sementara itu, sektor energi dan konsumsi melemah bersama dengan teknologi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini