nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Ditutup Varian, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Berkat Disney

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 07:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 14 278 2129645 wall-street-ditutup-varian-dow-jones-dan-s-p-500-cetak-rekor-berkat-disney-4QWL8qK6NR.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street Ditutup varian pada perdagangan Rabu (13/11/2019) waktu setempat. Di mana, Dow Jones dan S&P 500 membukukan rekor penutupan tertingginya.

Kedua indeks tersebut melompat tingi dikarenakan kenaikan saham Disney. Walaupun begitu Nasdaq jatuh karena saham tetap diimbangi oleh ketidakpastian baru atas hubungan perdagangan AS-China.

 Baca juga: Wall Street Menguat Tipis Usai Perang Dagang AS-China Hampir Menyentuh Kesepakatan

Melansir Reuters, New York, Kamis (14/11/2019), Dow Jones Industrial Average naik 92,1 poin atau 0,33%, menjadi 27.783,59, serta S&P 500 naik 2,2 poin atau 0,07% menjadi 3.094,04. Sedangkan, Nasdaq Composite turun 3,99 poin atau 0,05% menjadi 8.482,10.

 Wall Street

The Wall Street Journal melaporkan selama sesi bahwa negosiasi perdagangan AS-China telah menghantam pembelian di sektor pertanian. Hal ini menjadi perkembangan terakhir dalam perselisihan antara kedua negara yang telah mengguncang pasar selama lebih dari setahun.

 Baca juga: Wall Street Menguat, 3 Indeks Utama Cetak Rekor

Ketiga indeks semuanya melayang lebih tinggi pada hari sebelumnya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan para bank sentral AS melihat "ekspansi berkelanjutan" di depan untuk ekonomi negara itu.

Saham baru-baru ini naik ke level rekor, dipicu oleh penurunan suku bunga Fed, pendapatan kuartal ketiga melebihi ekspektasi rendah dan tanda-tanda ekonomi terbawah. Tetapi pertanyaan tentang perjanjian awal untuk membantu menyelesaikan sengketa perdagangan AS-Tiongkok tetap menjadi kunci utama.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Melemah Tipis di Tengah Kenaikan Saham Disney

"Ini masih tentang China dan investor yang mencoba memutuskan apakah akan ada kesepakatan atau tidak," kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments di New Vernon, New Jersey.

"Itu benar-benar membuat investor tidak pasti. Mereka tidak ingin menjual ke kemungkinan kesepakatan yang diumumkan, tetapi mereka juga tidak ingin mendapatkan whipsaw, sekali lagi, beberapa kekecewaan atas hal itu," tambahnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini