nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembangkan Pelabuhan Ramah Lingkungan di Ibu Kota Baru, Pemerintah Contek China

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 19:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 470 2132376 kembangkan-pelabuhan-ramah-lingkungan-di-ibu-kota-baru-pemerintah-contek-china-76d74jyBfS.jpg Pelabuhan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan ibu kota baru akan memiliki pelabuhan kelas dunia. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung jalur logistik di Ibu Kota Baru

Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, saat ini ada dua pelabuhan di lokasi ibu kota baru. Nantinya kedua pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Pelabuhan Karingau Balikpapan dan Pelabuhan Samarinda akan dilakukan pengembangan.

Baca Juga: Istana Presiden di Ibu Kota Baru Bergaya Nasional dengan Kearifan Lokal

Tak tanggung-tanggung pengembangan kedua pelabuhan tersebut akan dilakukan pengembangan bertaraf internasional. Nantinya kedua pelabuhan itu berkonsep green port atau ramah lingkungan.

Ibu Kota Pindah

"Pengembangan pelabuhan untuk mendukung kawasan ibu kota negara akan berwawasan lingkungan," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Baca Juga: Pindah Ibu Kota, Kantor Direktorat Jenderal Akan Disebar dari Merauke ke Papua

Menurut Suharso, dalam pengembangan itu nantinya akan mencontoh beberapa pelabuhan di negara lain. Seperti misalnya adalah Pelabuhan Green Port di Shanghai China yang mengintegrasikan pelabuhan dengan daerah pertanian.

Selain itu ada juga Green port di Sydney Australia. Menurut Suharso, pelabuhan di Australia ini berhasil mengendalikan pencemaran air hingga ‎udara, pengelolaan limbah yang baik, serta aktivitas bongkar muat telah berlabel green port.

Dengan adanya pengembangan pelabuhan ini diharapkan kawasan industri di kawasan ibu kota baru akan menggerakan ekonomi daerah sekitar. Apalagi direncanakan, daerah sekitar ibu kota baru ini akan dijadikan kawasan ekonomi khusus dari mulai industri hingga pariwisata.

"Di dalam negeri ada (Pelabuhan) Terminal‎ Teluk Lamong yang sudah menjadi green port," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini