nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istana Presiden di Ibu Kota Baru Bergaya Nasional dengan Kearifan Lokal

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 18:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 470 2132336 istana-presiden-di-ibu-kota-baru-bergaya-nasional-dengan-kearifan-lokal-Dn7nTEqsX0.jpg Istana Negara (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bocoran mengenai desain dari Istana Kepresidenan di Ibu Kota baru nantinya. Asal tahu saja nantinya, Istana Kepresidenan akan di Ibu Kota baru akan dibangun di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danish Sumadilaga mengatakan, nantinya istana kepresidenan akan dibangun dengan gaya nasional sekaligus penuh dengan kearifan lokal. Hal ini bertujuan untuk mencirikan jika istana tersebut merupakan tempat tinggal sekaligus kantor dari orang nomor satu Indonesia.

 Baca juga: Pindah Ibu Kota, Kantor Direktorat Jenderal Akan Disebar dari Merauke ke Papua

"Mungkin dong (didesain khas Indonesia). kita cari yang mencerminkan Indonesia," ujarnya saat ditemui di Komplek DPR-RI, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

 Desain Ibu Kota

Hanya saja lanjut Danis, dirinya belum bisa menyebutkan detil desain dari istana kepresidenan yang mencerminkan Indonesia. Karena menurutnya, dirinya harus menyaring terlebih dahulu desain istana kepresidenan ini lewat sebuah sayembara.

 Baca juga: Menko Luhut: Jepang Akan Investasi di Ibu Kota Baru

Jika nanti sudah dipilih pemenang sayembara ini, maka sudah bisa dilihat secara detil bagaiman desain dari Ibu Kota Baru ini termasuk Istana Kepresidenan di dalamnya. Rencananya, sayembara akan diumumkan pada akhir Desember 2019 mendatang.

"Sayembara kita tunggu akhir Desember, sekarang pemasukan akhir November. Akan kita evaluasi, kita lihat. Pasti kita publish," jelasnnya.

 Baca juga: Kepala Bappenas-Gubernur Anies Bahas Ibu Kota, Terungkap Peluang Growth Pole

Hingga saat ini ada 775 peserta yang mendaftar. Hanya saja, jumlah yang memasukan desainnya berada di bawah angka tersebut.

"775 itu peserta yang mendaftar. Tapi nanti yang memasukkan kita nggak tahu. Apakah itu yang memasukkan kita nggak tahu," jelasnya.

(rzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini