JAKARTA - Kuota solar subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 akan habis. Pasalnya, kuota tersebut akan habis pada akhir bulan ini.
Jika dilihat dalam APBN, kuota solar subsidi ditetapkan sebanyak 14,5 juta kiloliter. Dengan demikian, maka kuota solar subsidi ini habis duluan sebelum waktunya.
Rupanya, kejadian ini disebabkan karena adanya konsumsi yang tidak wajar oleh masyarakat. Lebih-lebih, ada beberapa mobil yang menyedot solar subsidi lebih dari kapasitasnya.
"Misalnya ada satu mobil terekam mengkonsumsi 700 liter. Ada yang 250 liter, ini yang mau kita tertibkan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto saat ditemui di Jakarta.

Bagaimanapun juga, pemerintah tidak tinggal diam begitu saja. Mereka berupaya menambah kuota solar subsidi bagi masyarakat. Namun, Djoko enggan menyebutkan jumlah kuotanya.
Baca Selengkapnya: Kuota Solar Subsidi Jebol, Dirjen Migas Curigai Konsumsi Tak Wajar
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.