"Padahal, brosur dari perumahan itu menawarkan nuansa alam," lanjut video itu.
Lebih-lebih, para netizen turut mengungkapkan rasa benci mereka, meskipun tidak tinggal di perumahan tersebut. Jelas, bentuk protes mereka ditujukan kepada pengembang dari si perumahan.

"Jika mereka mengecat seluruh dinding dengan warna hijau, sebenarnya menumbuhkan hutan saja sudah bisa menutupi seluruh komplek," tulis salah satu netizen.
"(Game) Minecraft masih jauh lebih realistis," lanjut sekaligus tutup video itu.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.