Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan BUMN Capai Rp210 Triliun Disumbang 15 Perusahaan

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 02 Desember 2019 |13:48 WIB
Pendapatan BUMN Capai Rp210 Triliun Disumbang 15 Perusahaan
Kementerian BUMN. (Foto: Okezone.com/Yohana)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pendapatan BUMN sampai saat ini mencapai kurang lebih Rp210 triliun. Namun dari 142 BUMN yang ada, hanya segelintir perusahaan pelat merah yang mendominasi pendapatan.

"Kalau kita lihat dari pendapatan yang bisa dihasilkan BUMN kurang lebih Rp210 triliun. Tapi 76% lebih banyak dari 15 perusahaan saja," ujar dia di Komisi VI DPR RI Jakarta, Senin (2/11/2019).

Baca Juga: Pemerintah Suntik BUMN Rp17,73 Triliun di 2020, PLN Terima Paling Banyak

Menurut dia, 15 perusahaan ini lebih banyak fokus di BUMN Perbankan, BUMN Telekomunikasi dan PT Pertamina (Persero). "Maka itu, 142 BUMN ini tentu menjadi unik untuk manage dan atur," ungkap dia. 

Erick Thohir

Dia menilai, dengan keuangan yang seperti ini perlu diantisipasi dan dicari jalan keluarnya. Pasalnya tak selamanya 15 BUMN besar tersebut bisa terus menopang pendapatan BUMN.

Baca Juga: Erick Sebut Total PMN BUMN Rp105,5 Triliun, Terbanyak PLN dan Hutama Karya

"Apalagi dengan tantangan dunia usaha kedepan. Kita lihat kemajuan teknologi dengan e-payment dan digitalisasi lainnya," tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan rapat kerja (raker) perdana dengan Komisi VI DPR RI pada hari ini. Erick ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Maju di periode 2019-2024.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement