Erick Thohir Ingin Konsolidasi Bisnis Hotel dengan BUMN, Bos AP II: Menguntungkan

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 22 Desember 2019 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 22 470 2144879 erick-thohir-ingin-konsolidasi-bisnis-hotel-dengan-bumn-bos-ap-ii-menguntungkan-7FO3a1cYCd.jpg Dirut AP II Awaludin (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menertibkan dan mengonsolidasikan para perusahaan plat merah yang memiliki bisnis perhotelan. Berdasarkan catatan ada sekitar 85 hotel yang dimiliki oleh perusahaan plat merah seperti PT Pertamina (Persero)

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, pihaknya mengaku setuju jika nantinya hotel milik perusahaan BUMN akan disatukan tau dikonsolidasikan. Karena akan lebih efisien dari sisi pengelolaan maupun fokus dari core bisnis perusahaan.

 Baca juga: Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021, Bagaimana Persiapan Hotel di Mandalika?

"Nah tapi kembali lagi kalau misalkan hotelnya dikonsolidasi kita enggak masalah malah lebih bagus kita senang. Itu bagian dari sesuatu yang sangat menguntungkan," ujarnya saat ditemui di Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (22/12/2019).

Menurut Awal, konsep konsolidasi ini justru bisa meningkatkan kinerja hotel itu sendiri. Karena antara satu BUMN dengan perusahaan lainnya bisa saling membantu untuk memasarkan hotelnya.

 Baca juga: Berkah Asian Games 2018, Hotel di Jakarta Berpotensi Kecipratan Okupansi 62%

"Karena gini kalau kita bicara konsolidasi kita bicara akan ada konsep sinergi jadi nanti akan saling tersinergi. Tersinergikan dengan konsep konsolidasi itu," jelasnya.

Awal mencontohkan, misalnya ada hotel yang dikelola oleh BUMN di Bali seperti ITDC. Ke depannya bisa dikerjasamakan dengan Angkasa Pura II dengan cara turis asing yang menginap di hotel milik perseroan ketika akan berkunjung ke Bali bisa diinapkan di hotel milik ITDC.

 Baca juga: Lahan Berlimpah, Pengusaha Ingin Pemerintah Atur Pembangunan Hotel di Indonesia

"Misalkan begini. Katakanlah ada beberapa BUMN lain yang industri pariwisata dia punya hotel. Kita yang di bandara jadi titik originasi dan titik destinasi dari pariwisata," kata Awal.

"Kita punya hotel kan bisa saling rekomendasi. Katakanlah ada turis yang transit di bandara nginep hotel di Bali nanti dia makan di hotel nginap di hotel yang dalam satu grup BUMN. Ya bagus banget. Salah satu yang menguatkan bisnis itu sendiri," imbuhnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini