Menteri Erick Tunjuk Agus Tjahajana Jadi Komut Inalum

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 23 320 2145305 menteri-erick-tunjuk-agus-tjahajana-jadi-komut-inalum-WJik0BSFkj.jpg Komut Inalum Agus Tjahajana (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Agus Tjahajana Wirakusumah sebagai Komisaris Utama Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Keputusan itu ditetapkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan pada hari ini.

Agus menggantikan posisi Fajar Harry Sampurno yang dicopot sebagai Komisaris Utama Inalum. Pasalnya, Fajar sudah tidak lagi menjabat sebagai Deputi Kementerian BUMN

 Baca juga: Erick Thohir Bakal Rombak Jajaran Direksi Anak Usaha Inalum

"Iya (Ditunjuk sebagai Komisaris Utama Inalum)," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Menurut Agus, dirinya diminta untuk mengembangkan industri pertambangan. Dirinya juga mendapatkan pesan khusus agar Inalum mencari sumber cadangan baru.

 Baca juga; Tiga Peneliti Industri Tambang Terpilih di Ajang MMII Research Awards 2019

"Pak Wamen minta industri pertambangan bisa segera berkembang. Kita diminta untuk melanjutkan semua apa yang sudah direncanakan di industri," ucapnya.

Agus menambahkan, dirinya juga diminta untuk mengembangkan industri pertambangan hingga ke hilir. Apalagi saat ini pemerintah tengah fokus mengembangkan hilirisasi di berbagai sektor termasuk pertambangan.

 Baca juga: Jadi Bos Baru Inalum, Sederet Pengalaman Orias Petrus Moedak di Industri Tambang

Upaya hilirisasi ini juga sekaligus untuk mengatasi masalah defisit neraca perdagangan yang masih menjadi permasalahan Indonesia selama bertahun-tahun. Pasalnya, dengan hilirisasi bisa meningkatkan nilai ekspor karena adanya nilai tambah dari produk pertambangan yang selama ini dijual sebagai barang mentah.

"Jadi kita akan memperkuat sektor pertambangan sampai ke hilir, saya kira demikian itu yang diutamakan," ucapnya.

Seperti diketahui, Agus sebelumnya menjabat Komisaris Independen PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). Sebelum itu, juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengusahaan Pulau Batam (2016-2017), Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian (2010-2015), Direktur Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah Departemen Perindustrian dan Perdagangan (2002-2004) dan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Elektronika, dan Aneka Departemen Perindustrian dan Perdagangan (1998-2002).

Pernah menjabat pula sebagai Komisaris Utama dan Komisaris di beberapa BUMN, di antaranya PT Semen Batu Raja, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Krakatau Steel, PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Boma Bisma Indra, PT Pupuk Kujang, dan PT Rekayasa Industri.

Dirinya pun meraih Gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1979, Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1988, dan Master of Science dari University of Florida pada 1991. Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2015.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini