JAKARTA - Pemenang proyek pengembangan Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur akan segera diumumkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Nanti sore Menteri Perhubungan bersama Menteri Keuangan akan mengumumkan pemenang proyek pengembangan Bandara Komodo, Labuan Bajo dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Hengki Angkasawan.
Pengembangan bandara yang bekerja sama dengan Badan Usaha (KPBU) berguna untuk mendapatkan Badan Usaha yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk mengelola Bandar Udara Komodo.

Bandara Labuan Bajo diharapkan dapat meningkatkan target penumpang mencapai 4 juta penumpang dan kargo sebesar 3.500 ton pada 2044 sekaligus memperluas konektivitas nasional dan internasional.
Terdapat 3 konsorsium yang memasukkan dokumen penawaran yaitu Konsorsium CAS, Konsorsium Komodo, dan Konsorsium IWEG.
“Selama proses pemilihan pengelola Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo didampingi Konsultan Pendamping Transaksi PT. Surveyor Indonesia (Persero)," lanjut Hengki.
Rencana ruang Lingkup dari Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo antara lain merancang, membangun serta membiayai pembangunan.
Baca Selengkapnya: 3 Konsorsium Berebut Proyek KPBU Bandara Komodo, Siapa yang Menang?
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.