nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Menguat Mendekati Rekor Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 21:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 30 278 2147585 wall-street-dibuka-menguat-mendekati-rekor-baru-r63YeWgrWA.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street di penghujung tahun dibuka mendekati rekor tertingginya. Hal ini dikarenakan sentimen global memicu reli bursa saham AS dan menetapkan S&P 500 di jalur terbaiknya sejak 2013.

Melansir Reuters, New York, Senin (30/12/2019), Dow Jones naik hanya 19 poin atau 0,07% sedangkan S&P 500 naik 2 poin atau 0,06%. Sementara itu, Nasdaq 100 naik 3,25 poin atau 0,04%.

 Baca juga: 2 Indeks Wall Street Cetak Rekor

Sentimen global datang dari pengumuman kesepakatan perdagangan AS-Cina Tahap 1 awal Desember, ditambah dengan longgarnya kebijakan moneter Federal Reserve dan data ekonomi domestik yang kuat. Ketiga hal tersebut mendorong tiga indeks saham utama AS ke beberapa rekor tertinggi pada Desember.

 Wall Street

Benchmark S&P 500, yang telah naik selama empat bulan berturut-turut, telah ditutup pada rekor tertinggi dalam sembilan dari 11 sesi terakhir, sementara Nasdaq menembus angka 9.000 minggu lalu. Saham blue-chip Dow Jones juga telah naik selama tiga minggu berturut-turut.

 Baca juga: Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Menguat Usai Natal

Setelah menantikan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi teratas dunia sepanjang tahun, para investor sekarang menunggu perincian yang lebih baik dari perjanjian awal, kata para analis, dengan beberapa keraguan yang tersisa tentang berapa lama gencatan senjata akan berlangsung.

Indikator ekonomi terbaru dari Tiongkok juga beragam. Sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Senin aktivitas pabrik di negara Asia kemungkinan diperluas lagi pada bulan Desember karena permintaan eksternal yang lebih kuat dan dorongan infrastruktur di dalam negeri, tetapi laju pertumbuhan diatur untuk memudahkan.

 Baca juga: 10 Perusahaan dengan Kenaikan Kapitalisasi Terbesar, Ternyata Google Bukan No 1

Sementara itu, penjualan ritel China diperkirakan telah meningkat 8% pada 2019, kantor berita resmi Xinhua melaporkan, dibandingkan dengan kenaikan 9% pada 2018.

Di antara penggerak individu, Tesla Inc (TSLA.O) sedikit lebih tinggi dalam perdagangan premarket ketika pembuat mobil listrik memulai pengiriman sedan Model 3 buatan China. Saham ditutup Jumat hanya sedikit dari rekor tertinggi.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini