JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2019 sebesar 0,35% menjadi 104,46 dibanding NTP November.
"Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang diterima petani naik sebesar 0,59%, lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,24," kata Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020).
Baca Juga: Hari Tani Nasional, Begini Cara Petani Kembangkan Durian
Menurut dia, pada Desember 2019, NTP Provinsi Riau mengalami kenaikan tertinggi 2,65% dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya di Indonesia.
"Sedangkan NTP Provinsi Papua Barat mengalami penurunan terbesar 1,08% dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya," ungkap dia.
Dia menambahkan, pada Desember 2019 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,28% yang disebabkan oleh naiknya indeks di seluruh kelompok penyusun Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT).
"Terutama kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau," pungkas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.