Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI: Ada 41 "Saham Gorengan" Sepanjang 2019

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 10 Januari 2020 |19:51 WIB
BEI: Ada 41
Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)
A
A
A

Persoalan saham gorengan ini kembali mencuat karena adanya kasus gagal bayar yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Perusahaan pelat merah itu melakukan investasi dana hasil penjualan produk JS Saving Plan pada saham gorengan dan pada reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk.

Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen  

Terkait hal tersebut, Laksono mengakui isu saham gorengan yang diinvestasikan Jiwasraya memang memberikan sentimen negatif pada pasar. Namun pengaruhnya tidak besar pada minta investor asing menanamkan dana di Tanah Air.

Menurutnya, saham gorengan tersebut sangat berbeda dari fokus investor asing yang lebih kepada saham-saham besar di IDX 80, LQ45, dam bahkan IDX30. Investor asing juga lebih mengkhawatirkan dengan kondisi ekonomi global dan domestik, ketimbang kasus satu korporasi.

"Mereka (investor asing) lebih terdampak terhadap kejadian global saat ini, dunia lagi risk off karena ada ketegangan di belahan semenanjung Arab antara Iran dan Amerika, juga sensitif pada berita ekonomi Indonesia dan kadang berita politik," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement