Hollywood Akan Buat Film Perjalanan Hidup Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn

Irene, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 13 320 2152312 hollywood-akan-buat-film-perjalanan-hidup-mantan-bos-nissan-carlos-ghosn-sQmIkPUrPX.jpeg Carlos Ghosn (Foto: CNBC)

JAKARTA - Mantan Presiden Nissan Carlos Ghosn menyatakan minat untuk membuat film tentang kehidupannya. Hal ini diungkapkannya setelah dirinya bertemu dengan produser "Birdman" John Lesher.

Sosok tenar di Hollywood tersebut menunjukkan ketertarikannya pada kisah CEO Nissan, Carlos Ghosn yang digulingkan dari jabatannya dan berhasil lepas dari pengawasan 24 jam pemerintah Jepang kemudian akhirnya dapat hidup mewah di Lebanon.

Baca Juga: Baru Sepekan Tayang, Joker Hasilkan Rp3,26 Triliun

Melansir Business Insider, Senin (13/1/2020) Carlos mengatakan Hollywood telah menghubunginya untuk menanyakan apakah ex-bos Nissan ini berminat bekerja sama untuk membuat sebuah proyek mengenai perjalanan hidupnya. Carlos dengan sigap menjawab, "mengapa tidak?"

Namun ketika ditanya rincian mengenai jalan pelariannya pada 29 Desember 2019 lalu ke Lebanon, Carlos enggan menjawab. Masyarakat kemudian bertanya-tanya apakah benar pelarian Carlos ini melibatkan orang Amerika dan benarkah Carlos memasukkan dirinya ke sebuah kotak yang digunakan untuk peralatan konser dan melubangi bagian bawah kotak untuk lubang pernapasan, hingga akhirnya tidak terdeteksi oleh Jepang?

Nissan

Dalam wawancara bersama CBS News, Carlos mengungkapkan risiko pelariannya ini yang diduga melibatkan 15 orang yang salah satunya adalah mantan tentara dari Amerika Serikat dan menelan biaya jutaan dolar AS. Dalam tahapan awal pelariannya, Carlos dikatakan naik kereta peluru sehingga berhasil tanpa terdeteksi sampai ke Bandara Osaka dengan memakan waktu 3 jam perjalanan.

“Saya tahu, jika saya menempatkan orang dalam lingkaran saya, tidak hanya mereka yang mengambil risiko, tetapi juga risiko slip, rumor, kebocoran, akan sangat tinggi, dan mereka (risiko itu) akan menggagalkan proyek seperti ini. Jadi, saya harus bekerja sendiri hanya dengan orang-orang yang akan mengoperasi, anda tahu? Tidak ada orang lain. Ini adalah suatu kondisi." ujar Carlos, Senin (13/1/2020).

Carlos Ghosn menegaskan hanya dirinyalah yang mengetahui semua detail dari apa yang terjadi. Carlos juga mengecap dirinya sebagai "buron dari ketidakadilan" dengan mengklaim dirinya tak bersalah dari seluruh tuduhan yang dilayangkan kepadanya, sehingga dia merasa berhak lari dari Jepang, di mana tingkat hukumannya mencapai angka 99%.

"Saya tidak merasa sedih tentang hal itu, karena dengan cara mereka memperlakukan saya, dan cara saya melihat sistem, terus terang, saya tidak merasa bersalah," kata Carlos Ghosn kepada CBS News.

nissan

Atas permintaan Jepang, Interpol kini telah mengeluarkan Red Notice kepada Carlos dan istrinya Carole. Pemberitahuan ini tidak mengharuskan Lebanon untuk menangkap mereka, namun merupakan permintaan kepada seluruh penegak hukum di dunia untuk menemukan dan menangkap seorang buron.

Sementara itu, pemerintah Lebanon telah membatasi dirinya untuk tidak meninggalkan negara itu. Sekarang Carlos diyakini sedang tinggal di rumah mewah senilai USD15 juta di Lebanon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini