nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melemah Jelang Kesepakatan Perdagangan AS-China

Hairunnisa, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 21:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 15 278 2153421 wall-street-melemah-jelang-kesepakatan-perdagangan-as-china-uft4V08in9.jpg Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat. Investor tengah menantikan rincian kesepakatan perdagangan fase I antara AS-China.

Pada hari ini, Presiden AS Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He akan menandatangani perjanjian perdagangan Fase I, yang tujuannya untuk meningkatkan pembelian produk pertanian, energi, dan layanan-produk manufaktur AS.

Baca Juga: Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China

Indeks Dow Jones turun 21 poin atau 0,07%. S&P 500 turun 1 poin atau 0,03% dan Nasdaq 100 naik 2 poin atau 0,02%. Dilansir dari Reuters, Rabu (15/1/2020).

wall street

Selain perjanjian perdagangan, Investor juga mengawasi laporan pendapatan kuartal keempat untuk melihat apakah gencatan senjata perdagangan akan meningkatkan pendapatan perusahaan dan mendorong prospek yang lebih baik.

Baca Juga: Top! Wall Street Cetak Rekor Lagi

Bank of America Corp mengikuti JPMorgan Chase & Co dan Citigroup Inc dalam melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, didukung oleh divisi perdagangan obligasi. Saham pemberi pinjaman flat dalam perdagangan premarket.

Manajer aset terbesar di dunia, BlackRock Inc, mengalahkan perkiraan laba analis karena lebih banyak uang mengalir ke bisnis manajemen kas dan dana yang diperdagangkan di bursa. Sahamnya naik 1%.

Goldman Sachs Group Inc turun 0,4% setelah melaporkan penurunan laba kuartalan 26%, terluka oleh kelemahan dalam bisnis perbankan investasi dan biaya operasi yang lebih tinggi. UnitedHealth Group Inc, perusahaan asuransi kesehatan AS terbesar, tergelincir 1,8% setelah menegaskan prospek setahun penuh untuk pendapatan yang disesuaikan tahun 2020.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini