nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Ambil Untung dari Perjanjian AS-China, Wall Street Dibuka Menguat

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 21:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 16 278 2153989 investor-ambil-untung-dari-perjanjian-as-china-wall-street-dibuka-menguat-5vTyDHiW0b.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka menguat dan menyiapkan untuk menyentuh rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (16/1/2020). Rekor tersebut ditopang oleh penandatanganan perjanjian perdagangan AS-China fase pertama.

Melansir Reuters, Kamis (16/1/2020), Dow Jones naik 86 poin atau 0,3%, sementara itu S&P 500 naik 10,75 poin atau 0,33%. Nasdaq 100 naik 35,75 poin, atau 0,39%.

 Baca juga: AS-China Damai, Wall Street Cetak Rekor

Investor mencari kesempatan dari penandatanganan perjanjian perdagangan tersebut. Di mana, perjanjian tersebut menghentikan perang tarif yang sudah berjalan selama 18 bulan dan membuat pasar keuangan babak belur.

China diperkirakan akan mendorong pembelian barang dan jasa AS sebagai imbalan atas penarikan kembali beberapa tarif sebagai bagian dari kesepakatan. Tetapi kekhawatiran tetap ada dengan beberapa masalah pelik yang masih belum terselesaikan.

"Kesepakatan perdagangan Fase 1 sebagian besar telah dihargai ke pasar," kata Peter Kenny, pendiri Strategic Board Solutions LLC.

 Baca juga: Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China

“Setiap pergerakan maju dari sini, setidaknya dalam waktu dekat, akan didorong oleh pendapatan. Sejauh ini, kami melihat semacam nada positif yang ditetapkan oleh para finansial," tambahnya.

Emiten perbankan Wall Street, Morgan Stanley naik 6,5% setelah mematahkan estimasi laba kuartalan dan meningkatkan sasaran kinerjanya.

Saham-saham saham semikonduktor, termasuk Micron Technology Inc dan Advanced Micro Devices Inc, naik sekitar satu persen setelah prospek yang menjanjikan dari pembuat chip kontrak utama dunia TSMC menunjuk ke pemulihan di sektor chip.

 Baca juga: Top! Wall Street Cetak Rekor Lagi

Data dari Departemen Perdagangan menunjukkan penjualan ritel AS naik 0,3% pada bulan Desember, sesuai dengan harapan.

Signet Jewellers Ltd melonjak 33,8% setelah menaikkan estimasi laba yang disesuaikan tahun 2020 karena penjualan liburan yang optimis. Tesla Inc turun 4,4% setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat saham menjadi "underweight" dari "equal weight".

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini