Alasan Menteri PUPR Diberikan Gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa dari ITB

CDB Yudistira, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 16 470 2153771 alasan-menteri-pupr-diberikan-gelar-doktor-kehormatan-honoris-causa-dari-itb-hZ7P1lbMfW.jpeg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)

BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan Gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa (HC) untuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia Mochamad Basuki Hadimuljono. Menteri Basuki mendapat Gelar Doktor dalam bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa.

Gelar Doktor diberikan ITB karena Basuki memiliki peranan sangat penting dalam bidang infrastruktur sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Menteri Basuki dinilai telah berhasil menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang sangat kompleks di dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: Pembangunan 6 Jembatan dan Jalan Lingkar Morotai Dilanjutkan

Menurut Ketua Tim Promotor Prof. Ir. Indratmo Soekarno, pembangunan infrastruktur ini selain meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengurangi disparitas antarwilayah juga untuk meningkatkan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing bangsa.

Basuki dinilai telah menghasilkan karya nyata dalam bidang pembangunan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, khususnya infrastruktur dalam bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Tim Promotor meyakini bahwa Dr. M. Basuki Hadimuljono telah menghasilkan karya nyata, yang hasilnya telah dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Selesaikan 3 Jembatan di Jateng, Menteri Basuki: Untuk Tingkatkan Perekonomian

"Oleh karena itu, Tim Promotor berkesimpulan dan berkeyakinan bahwa Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono telah memenuhi ketentuan Senat Akademik ITB untuk menerima penghargaan gelar Doktor Kehormatan. pemberian gelar Doktor Kehormatan ini, ITB berharap dapat mendorong masyarakat dan bangsa Indonesia untuk berprestasi dan memberikan sumbangan bagi pengembangan iptek, seni atau kemanusiaan," ungkapnya, di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha, Bandung, Kamis (16/1/2020).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini