Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Terowongan Peninggalan Belanda di Bawah Rumah Warga Klaten

Ada Terowongan Peninggalan Belanda di Bawah Rumah Warga Klaten
Terowongan peninggalan zaman Belanda (Foto: Solopos)
A
A
A

KLATEN – Setelah sekian lama terpendam di dalam tanah di bawah rumah warga, terowongan De Suiker Fabriek Tjokro Toelong alias terowongan Pabrik Gula (PG) Tjokro Toeloeng di zaman Belanda itu muncul kembali.

Terowongan bersejarah tersebut diungkap warga Dukuh Cokro Kembang, Daleman, Tulung, Klaten. Selama puluhan tahun, sejumlah warga di Cokro Kembang tak menyadari di bawah fondasi rumahnya terdapat terowongan bersejarah.

Baca Juga: Teknologi SMART Tunnel Solusi Banjir di Tengah Kota

Lokasi terowongan berada sekitar 6,25 meter dari permukaan tanah. Terowongan yang sudah dibuka kembali oleh warga Cokro Kembang sepanjang hampir 100 meter. Pangkal terowongan ini diduga berpusat di bekas PG Tjokro Toeloeng yang saat ini dibangun Pasar Cokro. Terowongan berdinding batu bata kuno itu bermuara ke Kali Pusur. Jarak Pasar Cokro dengan Kali Pusur berkisar 500 meter.

Meski terpendam rumah warga, terowongan ini masih utuh. Di atas terowongan dibungkus pasir setebal kurang lebih satu meter. Selanjutnya, diberi pelapis beton dan diuruk tanah. Terowongan ini persis berada di bawah beberapa rumah warga Cokro Kembang, yang masing-masing rumah memiliki luas sekitar 400 meter persegi.

Baca Juga: Tangkal Banjir Bandung, Proyek Terowongan Ini Rampung Akhir Tahun

Belum diketahui pasti, terowongan itu merupakan bagian dari bungker atau bagian dari drainase pembuangan limbah di PG Tjokro Toeloeng. PG Tjokro Toeloeng diyakini warga setempat sebagai pabrik gula tertua di Jawa setelah pabrik gula di Brebes. PG Tjokro Toeloeng dibangun di zaman penjajahan Belanda, yakni tahun 1840. Pabrik tersebut hancur setelah Jepang berkuasa di Tanah Air. Saat ini, lahan bekas pabrik gula itu berdiri Pasar Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Hingga sekarang, warga baru membuka secara manual akses ke terowongan sepanjang hampir 100 meter. Mulut terowongan memiliki diameter 1,6 meter. Semakin ke dalam, ruangan terowongan semakin membesar. Pascamemasuki terowongan sepanjang 17 meter, diameter terowongan mulai membesar, yakni berkisar 2,5 meter. Tinggi terowongan kurang lebih 2,5 meter.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement